TEKNIK PERBANYAKAN SECARA VEGETATIF TANAMAN STROBERI (Fragaria Sp.) DI CV. CEMPAKA MULYA

SISKA YULIYANA TOYYIBAH (2023) TEKNIK PERBANYAKAN SECARA VEGETATIF TANAMAN STROBERI (Fragaria Sp.) DI CV. CEMPAKA MULYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-27360-200311100035-SISKA YULIYANA TOYYIBAH_035_LAPORAN PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-27360-200311100035-SISKA YULIYANA TOYYIBAH_035_LAPORAN PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

CV. Cempaka Mulya merupakan salah satu perusahaan yang digunakan
oleh mahasiswa Agroekoteknologi Universitas Trunojoyo Madura sebagai tempat
untuk melaksanakan kegiatan PKL. CV. Cempaka Mulya merupakan perusahaan
yang bergerak dalam bidang penangkaran bibit yang menangani beberapa
komoditas seperti buah-buahan dan tanaman hias. Salah satu komoditas yang
menjadi unggulan di perusahaan ini adalah tanaman buah jenis tanaman stroberi
yang memiliki kegiatan mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga
proses pemasaran.
Stroberi (Fragaria sp.) merupakan tanaman buah yang menarik secara
visual dengan warna merah cerah kontras dengan dedaunan hijau, dan dapat
digunakan sebagai kawasan agrowisata alternatif yang menarik banyak
wisatawan. Selain warnanya yang menarik, lebih dari 96% buahnya dapat
dimakan, dengan energi 37 kalori, 0,8 g protein, lemak, karbohidrat, kalsium,
fosfat air, dan banyak elemen bergizi lainnya per 100 g buah (Maryani dkk. 2013). Stroberi adalah buah dengan nilai ekonomis yang tinggi. Selain itu,
stroberi memiliki potensi agrobisnis yang sangat menjanjikan, berdasarkan daya
serap pasar dan permintaan global yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Meski prospek industri stroberi cukup menjanjikan, namun jika produksi buah
tidak dapat memenuhi permintaan pasar, maka harga jual stroberi akan sangat
tinggi (Siagian dkk. 2016). Menurut Susianti dkk. (2015), konsumsi stroberi per
kapita mengalami peningkatan sebesar 1,5% dalam sepuluh tahun terakhir.
Namun permintaan stroberi yang meningkat dan tidak diimbangi dengan kualitas
produksi stroberi menyebabkan harganya menjadi tidak stabil. Menurut Badan
Pusat Statistik (2012), impor stroberi segar Indonesia pada tahun 2011 sebanyak
210 ton. Upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor harus dilakukan
dengan strategi perbanyakan untuk memenuhi permintaan pasar.
Tanaman stroberi diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. Cara
perbanyakan generatif yang paling umum adalah dengan biji, namun cara ini
jarang digunakan karena membutuhkan waktu yang lama. Tanaman stroberi
diperbanyak secara vegetatif dengan memisahkan rumpun tanaman induk
(anakan) dan stolon (Ni’matillah dkk. 2014). Tanaman stroberi umumnya
diperbanyak secara vegetatif dengan memisahkan stolon dari induknya. Stroberi
dapat diperbanyak lebih cepat dengan cara ini (Maryani dkk. 2013). Menurut
Zaimah dkk. (2013), tanaman stroberi menghasilkan buah pada umur 8 minggu
setelah tanam (MST), dan selama periode ini menghasilkan stolon. Cabang
stroberi yang tumbuh mendatar sejajar dengan permukaan tanah menjadi stolon
(merayap).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SISKA YULIYANA TOYYIBAH
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords STROBERI
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 16 Oct 2026 01:52
Last Modified 24 Oct 2026 17:05
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17935

Actions (login required)

View Item
View Item