TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (611kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17907-160331100015_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Abstrak
Porang (Amorphophallus oncophyllus) merupakan salah satu tanaman yang sangat bermanfaat untuk masyarakat karena tingginya kandungan glukomanan yang terdapat pada porang.. Glukomanan adalah salah satu senyawa polisakarida dengan berat molekul yang tinggi mengandung glukosa dan sumber serat yang bermanfaat untuk diet. Umbi porang sangat mudah rusak dan membusuk, oleh karena itu perlu dilakukan penyimpanan. Tujuan utama penyimpanan adalah pengendalian laju transpirasi, respirasi, infeksi, penyakit, dan mempertahankan produk dalam bentuk yang paling berguna bagi konsumen dan aman untuk dikonsumsi. Penyimpanan dilakukan pada beberapa media seperti pasir,jerami,sekam dan serbuk gergaji. Lama penyimpanan dilakukan hingga 25 hari yang dilakukan di suhu ruang sekitar 27ºC-30ºC. Selama penyimpanan, media sekam mampu menekan susut bobot dan mempertahankan kadar air, kadar abu dan kesegaran umbi porang. pada media sekam juga dapat mempertahankan viskositas yang tinggi pada umbi porang, yang artinya pada media sekam kadar glukomanannya masih dapat dikendalikan. Pada media sekam juga dapat memperlambat proses kecacatan seperti pembusukan dan kepoyahan, namun pada pada media sekam masih mempercepat pertumbuhan tunas pada umbi porang. Pada hasil penyimpanan umbi porang dengan media pasir, jerami, sekam dan serbuk gergaji didapatkan hasil media yang terbaik yang dapat diaplikasikan pada penyimpanan umbi porang basah setelah pasca panen adalah dengan penyimpanan menggunakan media sekam.
Kata Kunci : Porang, Glukomanan, Lama Penyimpanan dan Media Penyimpanan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOHAMMAD AMIRUL MUZAKKI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Porang;Glukomanan;Lama Penyimpanan;Media Penyimpanan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 01:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17931 |
