TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Chapter1.pdf
Download (234kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (491kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (572kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Abstract_TOC.pdf
Download (109kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9668-130711100067_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Mediasi merupakan cara penyelesaian sengketa secara damai yang tepat, efektif, dan dapat membuka akses yang lebih luas kepada para pihak untuk memperoleh penyelesaian yang memuaskan dan berkeadilan. PERMA Nomor 1 Tahun 2008 dinilai kurang efektif atau kurang memberikan tingkat keberhasilan damai di dalam mediasi oleh Mahkamah Agung. Oleh karena itu, Mahkamah Agung menerbitkan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 yang diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan damai dalam proses mediasi di Pengadilan didukung dengan adanya Pasal 7, yaitu adanya Kewajiban itikad baik dalam menempuh proses mediasi oleh para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: 1) Bagaimana pelaksanaan proses mediasi pasca adanya itikad baik berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2016 di Pengadilan Agama Surabaya? dan 2) Bagaimana efektivitas proses mediasi pasca adanya itikad baik berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2016 di Pengadilan Agama Surabaya?
Penelitian ini merupakan jenis penelitian field reseach yang bersifat dekskriptif analisis. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis empiris. Sumber data primer adalah sumber data yang berbentuk kata-kata dan tindakan orang-orang yang diamati atau diwawancarai. Data sekunder meliputi buku, arsip-arsip, majalah ilmiah dan dokumen-dokumen resmi lainnya, sedangkan data tersier dari media internet, kamus, ensiklopedia dan indeks kumulatif yang ada hubunganya dengan efektivitas proses mediasi pasca adanya itikad baik di dalam PERMA No. 1 Tahun 2016 di Pengadilan Agama Surabaya.
Hasil penelitian ini adalah: 1) Proses mediasi pasca adanya itikad baik berjalan dengan tertib. Pasca adanya peraturan itikad baik di dalam PERMA No. 1 Tahun 2016, tahap pelaksanaan mediasi meliputi tahap pra mediasi, tahap proses mediasi, dan tahap akhir hasil implementasi mediasi. Proses mediasi berlangsung paling lama 30 hari kerja sejak penetapan perintah melakukan mediasi. Mediator berkewajiban menyatakan mediasi telah gagal jika salah satu pihak atau para pihak telah 2 kali berturut-turut tidak menghadiri pertemuan mediasi sesuai jadwal yang disepakati tanpa alasan setelah dipanggil secara patut. 2) Efektivitas proses mediasi pasca adanya itikad baik di dalam PERMA No. 1 Tahun 2016 sudah dapat dikatakan efektif.
Kata Kunci: Efektivitas, Mediasi, Itikad Baik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YAHYA NUR SYIFA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Efektivitas; Mediasi; Itikad Baik |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 01:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:05 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17929 |
