TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Abtract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (587kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (510kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (667kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9630-130711100052_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul perspektif fiqhi mu’amalah dan PP No 121 tahun 2015
terhadap praktek pengusahaan air sawah (studi kasus di Desa Telang Wakaf
Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan). Air dalam fiqhi mu’amalah termasuk
mubahat al-ammah (tidak ada yang memiliki, bersifat umum, siapapun boleh
memanfaatkannya), selain itu air merupakan kebutuhan manusia yang sangat
penting, maka untuk melindungi hak rakyat atas air dari tindakan yang tidak
bertanggung jawab, pemerintah menerbitkan PP No. 121 Tahun 2015 tentang
Pengusahaan Sumber Daya Air bahwa segala bentuk pemanfaatan air untuk
kegiatan usaha harus melalui proses perizinan kepada pihak yang berwenang.
Sementara praktek yang terjadi di Desa Telang Wakaf adalah melakukan
pengusahaan (jual beli) air untuk irigasi pertanian. Karena itulah peneliti tertarik
untuk menganalisis praktek pengusahaan air sawah dari perspektif fiqhi mu’amalah
dan PP No. 121 Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan
1) Bagaimana praktek pengusahaan air sawah di Desa Telang Wakaf Kecamatan
Kamal Kabupaten Bangkalan? dan 2) Bagaimana analisis pengusahaan air sawah
di Desa Telang Wakaf Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan dalam perspektif
fiqhi mu’amalah dan PP No 121 tahun 2015 tentang Pengusahaan Sumber Daya
Air?
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan
pendekatan normatif empiris. Sumber data primer yang digunakan adalah data yang
diperoleh langsung dari para petani pemilik sumur pompa sawah di Desa Telang
Wakaf dan petugas Dinas Pertanian setempat, sedangkan sumber data sekunder
didapat dari buku-buku yang berkaitan seperti, PP No. 121 tahun 2015, hasil
penelitian lain yang berkaitan dengan pengusahaan air.
Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Praktek pengusahaan air sawah yang terjadi
di Desa Telang Wakaf adalah menjual air dari hasil pengeboran kepada petani
pembeli dengan mengalirkan air ke sawah pembeli untuk kebutuhan irigasi. 2) Dari
perspektif fiqhi mu’amalah, transaksi jual beli air yang dilakukan oleh para petani
adalah sah karena syarat dan rukunnya telah terpenuhi, sedangkan menurut
perspektif PP No. 121 tahun 2015, pengusahaan yang terjadi di Desa Telang Wakaf
yang berupa jual beli air dengan memanfaatkan air tanah, yang didapat melalui
pengeboran adalah boleh meskipun tidak melalui perizinan, jika digunakan untuk
irigasi pertanian.
Kata Kunci : Air, Pengusahaan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LUTFIYA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Air, Pengusahaan. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 01:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17765 |
