TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (545kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (532kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36776-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
Abstract
Perkembangan teknologi komunikasi mendorong perubahan cara individu mengekspresikan diri, termasuk dalam menjalin dan memperlihatkan hubungan romantis melalui media sosial. Instagram sebagai salah satu platform populer di kalangan usia dewasa awal menjadi wadah ekspresi hubungan yang ditandai dengan perilaku Public Display of Affection (PDA). Fenomena PDA tidak hanya menjadi bentuk aktualisasi diri, tetapi juga mencerminkan pengaruh budaya global, norma sosial, serta kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungan sosial digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif PDA pada pasangan berpacaran dewasa awal di media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan paradigma kontruktivisme dengan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Alfred Schutz, yang menitikberatkan pada pemaknaan subjektif individu melalui konsep because of motive dan in order to motive. Subjek pada penelitian ini yaitu 5 pasangan berpacaran dewasa awal pengguna media sosial Instagram. Objek pada penelitian ini yaitu motif pasangan berpacaran dewasa awal melakukan PDA di media sosial Instagram. Informan di tentukan menggunakan teknik purposive sampling, informan dalam penelitian ini adalah lima pasang dewasa awal yang aktif menunjukkan PDA di akun Instagram mereka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data fenomenologi menurut Creswell. Keabsahan data menggunakan teknik member Check.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa motif individu dalam melakukan PDA di Instagram tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui pengalaman pribadi, pengaruh figur publik, dan dorongan untuk menormalisasi hubungan di ruang digital. Selain itu, tindakan tersebut dilakukan untuk menunjukkan eksistensi hubungan, meningkatkan keintiman, dan memperoleh validasi dari audiens media sosial. PDA di Instagram menjadi bentuk ekspresi kasih sayang yang dipengaruhi oleh dinamika sosial, budaya, serta perkembangan media digital, yang perlu disikapi dengan bijak oleh pengguna media sosial.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALFINA AULIA RACHMA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Public Display of affection;Motif;Dewasa Awal;Instagram;Fenomenologi Alfred Schutz |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 01:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17745 |
