TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36743-210311100056-Surat Keterangan Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (422kB)
Abstract
Tanaman semangka (Citrullus lanatus) merupakan salah satu komoditas hortikultura semusim dalam famili Cucurbitaceae. Semangka banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki banyak manfaat. Produksi semangka mengalami penurunan dan penaikan yang tidak stabil sedangkan tingkat mengkonsumsi semangka cukup tinggi. Hal ini disebabkan karena kurangnya benih yang unggul dan tanaman tidak tahan terhadap hama dan penyakit. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas semangka adalah dengan menggunakan benih unggul melalui kegiatan pemuliaan dengan membentuk tetua galur. Salah satu metode perakitan varietas baru tanaman menyerbuk sendiri seperti tanaman semangka dapat dilakukan melalui tahapan persilangan kemudian dilanjutkan dengan seleksi. Seleksi yang efektif yaitu melalui nilai duga heritabilitas. Nilai heritabilitas merupakan salah satu dasar yang dapat menentukan efektivitas perlakuan seleksi. Heritabilitas digunakan untuk menunjukkan karakter suatu tanaman yang dikendalikan oleh faktor genetik atau faktor lingkungan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keragaman dan nilai duga heritabilitas pada lima galur semangka generasi F5 yang digunakan dalam pembentukan galur yang memiliki potensi untuk dikembangkan pada generasi berikutnya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan galur F5 yaitu G1, G2, G3, G4, dan G5 dengan ulangan sebanyak tiga kali dan 15 satuan percobaan. Hasil data pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% dan dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat keragaman pada karakter jumlah biji per buah dan bobot 100 biji. Karakter yang memiliki nilai heritabilitas tinggi yaitu jumlah biji per buah dan bobot 100 biji sehingga efektif dilakukan seleksi menggunakan metode seleksi galur murni. Terdapat hubungan antar karakter yang berkorelasi positif antara lain bobot buah per buah dengan lingkar buah, bobot buah per buah dengan diameter buah, bobot buah per buah dengan jumlah biji per buah, bobot buah per buah dengan bobot 100 biji. Lingkar buah dengan diameter buah, lingkar buah dengan jumlah biji per buah, dan lingkar buah dengan bobot 100 biji. G2 memiliki potensi untuk dikembangkan dalam program pemuliaan berdasarkan karakter jumlah biji paling banyak.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIANA FITRI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Cucurbitaceae, Heritabilitas, Karakterisasi, Pemuliaan, Semangka |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 00:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17631 |
