TRUNOJOYO-KP-27257-1903351100003-LAPORAN AKHIR MAGANG RISET BRIN_ITA AINUR ROHMAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Teripang merupakan salah satu hewan yang memiliki keanekaragam spesies
yang tinggi, dengan kekayaan kurang lebih 1.200 spesies yang tersebar diberbagai
perairan dangkal tropika (Abu dan Rusliadi, 2020). Holothuria sp dibedakan menjadi
enam ordo yaitu Dendrochirotida, Aspidochirotida, Dactylochirotida, Apodida,
Molpadida dan Elasipoda (Nurwidodo et al., 2018). Teripang jenis Holothuria sp.
menjadi salah satu jenis teripang yang banyak tersebar diperairan Indonesia.
Teripang mengandung zat-zat senyawa aktif yang bermanfaat dalam bidang
farmasi. Kajian penelitian mengenai manfaat dari bahan alami teripang telah banyak
dilaporkan. Siringo (2017) dalam penelitiannya menyebutkan bahwa bahan akitif yang
dihasilakan oleh Holothuria sp. dapat bermanfaat sebagai antibakteri. Ekstrak teripang
pasir Holothuria scabra dalam penelitian Putram et al., (2017) menunjukkan aktivitas
antikanker. Potensi ekstrak dari Holothuria telah terbukti sebagai agen antibakteri
karena adanya kandungan senyawa steroid, saponin, dan triterpenoid (Nimah et al.,
2012).
Kadar kimia teripang (Holothuria sp.) berdasakan penelitian Karmila et al.
(2011) mengandung 87,03% air, protein 9,94%, lemak sebesar 0,54%, kadar abu
1,86% dan karbohidrat sebesar 0,64%. Kadar protein yang tinggi dari teripang
berpotensi dijadikan sebagai produk hidrolisat protein. Hidrolisat protein merupakan
produk hasil dari pengurain protein menjadi asam amino dan peptida yang lebih
sederhana melalui proses hidrolisis asam, basa atau secara enzimatis (Nasution,
2019). Enzim protease merupakan salah satu jenis enzim yang biasa digunakan pada
metode hidrolisis secara enzimatis. Enzim protease memiliki rentang pH dan suhu
yang optimal dan luas serta tingkat reaksi yang cepat (Susanti dan Fibriana, 2017).
Lactococcus lactis merupakan salah satu bakteri asam laktat (BAL) dari kelompok
bakteri gram positif. Enzim protease yang bersumber dari Lact
ococcus lactis mampu menghasilkan senyawa aktif turunan protein yang
disebut dengan bakteriosin. Penggunaan enzim protease dari Lactococcus lactis
dapat menkan kerusakan pada hidrolisat karena bakteriosin yang terkandung
didalamnya tidak bersifat toksis dan mudah mengalami biodegradasi karena
merupakan senyawa protein (Sunaryanto dan Tarwandi, 2015).
Hidrolisat protein teripang adalah suatu produk hasil hidrolisis protein secara
enzimatis dengan memanfaatkan enzim protease. Hidrolisis protein secara enzimatis
dianggap paling menguntungkan dan aman karena kemampuan enzim dalam proses hidrolisis protein dapat menghasilkan hidrolsat yang terhindar dari kerusakan dan
perubahan produk (Haslaniza et al., 2010). Hidrolisis enzimatis akan menghasilkan
suatu peptida bioaktif, karena saat berikat dengan molekul protein peptida bersifat
inaktif dan ketika proses hidrolisis peptida akan dilepaskan menjadi senyawa aktif
(Padaga, 2017).
Madura merupakan pulau yang terletak di timur laut Pulau Jawa yang
dipisahkan dari Jawa oleh selat Madura, yang menghubungkan laut Jawa dan laut
Bali. Keberadaan teripang spesies Holothuria sp. di Madura sangat banyak,
dilaporkan dalam penelitian Wildati (2019), terdapat 14 spesies Holothuria sp. yang
tersebar di perairan Madura. Pemanfaatan teripang oleh masyarakat madura masih
terbatas untuk dijadikan makanan saja. Masyarakat nelayan di Kecamatan Socah
Madura menjadikan teripang sebagai olahan kerupuk khas daerah yang biasa disebut
dengan kerupuk blonyo dengan bentuknya lonjong serta terung berbentuk bulat
(Haryanto, 2020). Pemanfaatan teripang indigenous Madura sebagai agen hidrolisat
protein memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sumber peptida bioaktif yang
memiliki sifat fungsional. Pemanfaatan teripang Madura sebagai agen hidrolisat
protein secara enzimatis belum banyak diteliti. penelitian menggenai hidrolisat dan
karakterisasi teripang indigenous Madura secara enzimatis merupakan penelitian
yang penting untuk dilakukan sehingga luaran kedepannya diharapkan mampu
menghasilkan peptida dari sumberdaya alam lokal Madura.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ITA AINUR ROHMAH |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | PROTEIN TERIPANG |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 00:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17600 |
