TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27245-190111100288_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27245-190111100288_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27245-190111100288_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27245-190111100288_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27245-190111100288_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (384kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27245-190111100288_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27245-190111100288_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
Abstract
ABSTRAKrnrnBahwa negara Indonesia telah memiliki peraturan yang mengatur terkait dengan perlindungan pekerja migran yaitu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Meskipun undang-undang tersebut telah mengatur perlindungan hukum terkait dengan hak-hak pekerja migran secara umum namun pada faktanya kasus-kasus yang sering terjadi tersebut sering dialami oleh Pekerja Migran Perempuan Indonesia. Adapun permasalahan yang sering dihadapi oleh Pekerja Migran Perempuan Indonesia sebagian besar terjadi dikarenakan posisi keperempuanannya. Dikarenakan posisi keperempuanannya tersebut Pekerja Migran Perempuan Indonesia sering mengalami berbagai bentuk ketidakadilan gender selama bekerja. Sehingga dari permasalahan tersebut muncul suatu pertanyaan apakah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia telah mengatur secara khusus terkait dengan perlindungan Pekerja Migran Perempuan Indonesia serta bagaimana bentuk perlindungan yang seharusnya diberikan kepada Pekerja Migran Perempuan Indonesia. Adapun Penelitian ini menggunakan metode penelitan normatif atau dapat juga disebut penelitian hukum doktrinal. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dan menggunakan teknik pengolahan bahan hukum secara deskritif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat celah dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang belum mengatur secara khusus terkait dengan perlindungan hukum terhadap hak-hak Pekerja Migran Perempuan Indonesia. Untuk memberikan perlindungan hukum terhadap hak-hak Pekerja Migran Perempuan Indonesia maka dibutuhkan suatu peraturan perundang-undangan yang dapat memberikan jaminan perlindungan terhadap Pekerja Migran Perempuan Indonesia yang meliputi hak atas reproduksi dan seksual, hak atas keselamatan dan kesehatan kerja, hak atas kehormatan, hak atas sistem pengupahan serta perlindungan serta hak untuk memperoleh perlindungan dalam menghadapi permasalahan hukum di negara tujuan.rnKata Kunci: Pekerja Migran Perempuan, Perlindungan Hukum, Perspektif Gender
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DITA ADI WIDYASTUTI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Female Migrant Worker, Legal Protection, Gender Perspective |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 00:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17564 |
