TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (372kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (367kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (219kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36714-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
Abstract
Desa durin yang terletak di kecamatan konang kabupaten bangkalan, mayoritas penduduknya beragama islam dan menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perdagangan. Dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu, praktik utang piutang menjadi salah satu solusi utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kebiasaan saling meminjam antarwarga, terutama dalam bentuk barang atau hewan ternak, sudah menjadi bagian dari dinamika sosial dan ekonomi masyarakat desa tersebut.rnPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik utang piutang taksiran dengan menggunakan binatang ternak khususnya sapi, yang marak terjadi di desa durin. Dalam praktiknya, apabila sapi yang dikembalikan oleh pihak pengutang dianggap tidak sebanding atau tidak setara dengan sapi yang sebelumnya diutang, maka pemberi utang akan meminta tambahan atau pengembalian dengan nilai lebih. Praktik semacam ini sudah berlangsung lama dan dianggap wajar oleh Sebagian masyarakat, meskipun secara hukum islam, khususnya dalam kajian fikih muamalah, hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan akad dan unsur keadilan dalam transaksi tersebut.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur untuk menganalisis praktik tersebut berdasarkan perspektif fikih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik utang piutang dengan pengembalian melebihi taksiran nilai hewan ternak yang dipinjam berpotensi megandung unsur riba, yang dilarang dalam hukum islam. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam dan penyuluhan kepada masyarakat terkait akad utang piutang yang sesuai Syariah guna mencegah penyimpangan dalam transaksi ekonomi di lingkungan pedesaan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YEROH |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Utang Piutang, Binatang Ternak Sapi, Fikih Muamalah |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 00:17 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17518 |
