TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (212kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006_cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (946kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006_chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006_chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (408kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006_chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006_chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006-conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006_referens.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (407kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27221-Skripsi_CLARA A_190351100006 appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (962kB)
Abstract
Alor merupakan tumbuhan banyak tumbuh di pematang tambak garam dan tambak yang tidak digunakan lagi dengan substrat berlumpur, rawa-rawa, dan pasir. Sebagian masyarakat Madura khususnya yang tinggal di pesisir menjadikannya alor sebagai sayur untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Tidak banyak tanaman sayur yang bisa tumbuh pada substrat tanah yang mengandung kadar salin sehingga alor menjadi salah satu pilihan bagi mereka. Sampai saat ini penelitian terkait gizi dari alor belum ada sehingga untuk menjadi pangan yang baik untuk kesehatan dan berdaya tahan dalam penyimpanan sangat penting untuk dilakukan penelitian Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kandungan proksimat alor dengan perlakuan waktu pengeringan. Sampel alor diambil di daerah Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah perlakuan waktu pengeringan selama 0 jam, 10 jam dan 48 jam dengan masing-masing tiga (3) kali ulangan, kemudian data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan menggunakan uji statistik, yaitu uji anova dengan hipotesa H0: Terdapat pengaruh waktu pengeringan terhadap kandungan proksimat alor; H1: Tidak terdapat pengaruh waktu pengeringan terhadap kandungan proksimat alor Hasil penelitian menghasilkan rata-rata kandungan gizi berdasarkan waktu pengeringan yang berbeda yakni, kadar air pada pengeringan 0 jam, 10 jam dan 48 jam secara berturut-turut sebesar 86,99%, 74,24% dan 47,69%; kadar abu secara berturut-turut 0,05%, 0,12% dan 0,23%; kadar lemak secara berturut-turut 0,50%, 0,63% dan 0,79%; kadar protein secara berturut-turut 0,80%, 2,41% dan 3,11%; dan kadar karbohidrat secara berurut-turut 5,81%, 10,38%, dan 24,41%. Hasil uji statistik menunjukkan, bahwa perlakuan berpengaruh nyata untuk kadar air dan kadar abu. Waktu pengeringan yang paling optimal yakni pengeringan dengan waktu 48 jam.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM CLARA ANGGRAENI |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Suaeda maritima, Proksimat, Pengeringan Berbeda |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 16 Oct 2026 00:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17472 |
