TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_ABSTRACT TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (869kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_REFRENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (444kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (942kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17775-140431100080_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (493kB)
Abstract
Padi merupakan salah satu makanan pokok manusia terutama di Indonesia. Saat ini produksi padi semakin tahun semakin berkurang, hal ini disebabkan berkurangnya lahan pertanian yang digunakan peluasan untuk pembangunan, dan juga serangan hama yang sulit untuk diantisipasi. Saat ini hama yang paling ditakuti petani adalah hama tikus dan burung, karena pada saat akan musim panen tikus dan burung mulai menyerang padi sehingga hasil panen berkurang bahkan sampai habis dalam waktu semalam. Hal tersebut dikarenakan saking banyaknya tikus dan burung yang ada di sawah. Ada beberapa cara yang biasa dilakukan untuk mengusir tikus dan burung seperti racun tikus, pemetik tikus, dan pengusir tikus listrik. Dalam upaya untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan racun untuk mengendalikan tikus dan burung, salah satu cara alternatif yang dapat digunakan adalah menggunakan gelombang ultrasonik dan gerakan orang-orangan sawah secara bergantian secara otomatis. Tikus adalah salah satu hewan yang peka terhadap gelombang ultrasonik karena tikus memiliki rentang pendengaran antara 5-6 kHz. Tetapi dalam kondisi tertentu dapat melebihi hingga 100 kHz.begitu juga dengan burung pemakan padi, burung akan takut dan pergi ketika ada pergerakan secara mendadak.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dari penelitian ini dirancanglah sistem prototipe pengusir tikus dan burung menggunakan suara dan gerakan yang sumber dayanya di peroleh dari sel surya, mikrokontroler sebagai pengontrol sistem. Gelombang suara yang dihasilkan dari modul NE555 akan diukur menggunakan osiloskop dengan frekuensi tertentu. Sehingga menyebabkan pergerakan tikus terganggu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD SULTON BANA |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | Tikus; burung; gelombang ultrasonik; mikrokontroller; Modul NE555; sel surya |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 23:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17377 |
