POLITIK HUKUM KEBERADAAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

SYAFIUDDIN (2023) POLITIK HUKUM KEBERADAAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA. S2 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-ABSTRAK.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-ABSTRAK.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-COVER_PENGANTAR.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-COVER_PENGANTAR.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (882kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 1.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (320kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-Daftar Pustaka.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-27180-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB)

Abstract

Keterlibatan Presiden dalam proses legislasi memberikan potensi ketegangan hubungan antara eksekutif dan legislatif. Masalah fungsi legislasi dalam sistem pemerintahan Indonesia tidak hanya masalah pembahasan dan persetujuan bersama antara DPR dan Presiden, tetapi juga menyangkut pengesahan oleh Presiden. Tujuan : menganalisis proses terbentuknya peraturan terkait lembaga DPR dan menganalisis politik hukum kedudukan DPR dalam UUD NRI 1945 dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, historis, dan konseptual. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yang berkaitan literatur hukum tata negara, jurnal dan pendapat para ahli dengan menggunakan analisis deskriptif historis. Hasil penelitian : (1) Pemilu DPR pertama kali dilaksanakan pada masa UUDS 1950 dengan menetapkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1953 tentang Pemilu. Kewenangan legislasi yang semula DPR hanya sekedar sebagai pertimbangan, namun setelah perubahan DPR berwenang untuk membentuk Undang-undang; (2) setelah perubahan UUD NRI 1945 hingga empat kali, kelembagaan di Indonesia memberikan ketegasan terkait pelaksanaan pemisahan kekuasaan. Pada masa reformasi tugas pokok fungsi dan wewenang DPR semakin dipertegas meskipun pemisahan kekuasaan belum berjalan sepenuhnya karena masih ada dominasi eksekutif.

Item Type Thesis (Tesis)
Thesis Type S2
Creators
Creators
NIM
SYAFIUDDIN
Department S2 Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Dewan Perwakilan Rakyat, Politik Hukum, Indonesia
Divisions Fakultas Hukum > S2 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 23:33
Last Modified 24 Oct 2026 17:04
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17339

Actions (login required)

View Item
View Item