TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (140kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9531-120311100051_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
Abstract
Cabai merupakan salah satu komoditas tanaman sayuran yang banyak di konsumsi oleh manusia dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Kebutuhan cabai yang meningkat setiap tahunnya sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan berkembangnya industri yang membutuhkan bahan baku cabai. Akan tetapi produksinya mengalami penurunan disebabkan oleh faktor alam dan kesuburan tanah yang rendah karena penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah dengan pemberian pupuk organik. Tujuan penelitian untuk mempelajari pengaruh kombinasi konsentrasi dan frekuensi pupuk organik cair terhadap produksi tanaman cabai besar (Capsicum annuum L) varietas Adipati F1. Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial di ulang 3 kali dengan faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk organik cair D0 = kontrol, D1 = 2,5 mL/L, D2 = 5mL/L, dan D3 = 7,5mL/L. Faktor kedua adalah frekuensi penyiraman pupuk organik cair yaitu F0 = tanpa penyiraman, F1 = Penyiraman 2 kali (umur 21 dan 28 hst), F2 = Penyiraman 3 kali (umur 21, 28, dan 35 hst), F3 = Penyiraman 4 kali (umur 21, 28, 35, dan 42 hst) sehingga memperoleh 10 kombinasi perlakuan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan uji lanjut BNJD 5%. Perlakuan kombinasi konsentrasi dan frekuensi pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan, namun pada perlakuan D2F3 yaitu konsentrasi 5mL/L diberikan sebanyak 4 kali (umur 21, 28, 35 dan 42 hst) cenderung meningkatkan parameter jumlah buah dan bobot buah.
Kata Kunci : Cabai Besar, Pupuk Organik Cair, Produksi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DEVI WAHYU OCTAVIANI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Cabai Besar ; Pupuk Organik Cair ; Produksi |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 23:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17308 |
