TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (355kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (359kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (359kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17725-15.01.111.00.173_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (518kB)
Abstract
Tanah memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, karena menjadi dasar berpijaknya bangunan baik di masa sekarang maupun dimasa yang akan datang. Tidak sedikit masyarakat memiliki permasalahan yang berkaitan dengan tanah, terutama dalam hal kepemilikan tanah. Penyelesaian sengketa atas adanya pendirian bangunan yang melampaui batas di Desa Tawangrejo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan dan bentuk pemulihan kerugian akibat adanya pendirian bangunan yang melampaui batas adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris.
Adapun metode pendekatan penelitian menggunakan metode pendekatan fakta (Fact Approach). Pengumpulan data melalui wawancara dan pengumpulan data sekunder.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa atas adanya pendirian bangunan yang melampaui batas di Desa Tawangrejo Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan adalah dengan melakukan musyawarah kepada para pihak yang bersengketa. Dalam hal ini, Kepala Dusun yang mengadakan proses musyawarah tersebut. Hasil dari proses musyawarah tersebut adalah para pihak bersepakat, agar pihak yang memiliki bangunan membayar ganti kerugian terhadap tanah pihak yang berbatasan disebelah timur yang diambilnya. Bentuk pemulihan kerugian akibat adanya pendirian bangunan yang melampaui batas adalah pemilik bangunan membayar ganti kerugian atas tanah yang diambilnya sesuai dengan harga tanah saat ini yang sudah disepakati sebelumnya oleh kedua belah pihak yang bersengketa.
Kata Kunci : Pendirian Bangunan yang Melampaui Batas, Pemulihan Kerugian.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FIFIN MEI SUSILOWATI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pendirian Bangunan yang Melampaui Batas ; Pemulihan Kerugian |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 22:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17166 |
