TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (356kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (480kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (569kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (836kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-Congclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9485-APPENDICES .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
Abstract
Ikan teri (stolepohorus heterolobus) merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat namun kadar air yang terkandung dalam tubuh ikan cukup tinggi. Hal ini membuat ikan teri menjadi media yang cocok untuk pertumbuhan bakteri. Sistem penggaraman ikan pada penelitian ini menggunakan tenaga surya sebagai sumber alternatif yang ramah lingkungan. Selain itu juga digunakan mikrokontroler arduino sebagai pengontrol sistem secara otomatis yaitu dimulai dengan mengontrol jalannya air dengan menggunakan sensor ultrasonik, menghidupkan motor pengaduk serta menghidupkan cast heater sebagai pemanas air. Cara kerja alat ini adalah pada saat sensor ultrasonik mendeteksi jarak lebih 20 cm maka pompa air hidup secara otomatis dan mengisi air dalam baskom. Kemudian arduino akan mengirim data secara otomatis ke heater untuk memanaskan air dalam rentang suhu 60-80 ºC. Pada saat suhu sudah mencapai 80ºC maka heater akan mati dan ikan akan dimasukkan secara otomatis. Kemudian pada saat suhu dibawah 60 ºC maka heater akan hidup kembali. Hasil akhir dari alat penggaraman ikan teri yaitu suhu awal sekitar 26 ºC dengan tegangan 19 volt dan putaran pada pengaduk yaitu sebesar 49 rpm sehingga suhu naik menjadi 80 ºC dengan alokasi waktu rata-rata 01 jam 05 menit. Selanjutnya ikan teri akan dimasukkan ke dalam air yang telah bersuhu 80 ºC tersebut. Kemudian suhu akan diturunkan lagi. Pada suhu 60 ºC ikan teri belum matang maka suhu akan dinaikan lagi. Kemudian pada saat suhu sekitar 69 ºC ternyata ikan sudah matang dengan alokasi waktu sekitar 30 menit. Selanjutnya alarm akan berbunyi tanda ikan sudah siap dijemur. Sehingga alokasi waktu yang dibutuhkan dari proses awal hingga ikan teri matang yaitu sekitar 01 jam 35 menit.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IWAN WAHYUDI |
| Department | Mekatronik |
| Uncontrolled Keywords | Ikan teri (stolepohorus heterolobus); sistem penggaraman; tenaga surya; mikrokontroler arduino. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mekatronika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 22:46 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:04 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/17133 |
