TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Abstract_TOC.pdf
Download (169kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Chapter1.pdf
Download (212kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (343kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (330kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9433-110531100054_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna yang disampaikan saat pementasan dari gerak, dan tampilan perhiasan Pertunjukan Topeng Dhalang. Sedangkan objek penelitan ini adalah Pertunjukan Topeng Dhalang itu sendiri yang tergambar dari gerak dan segala aspek visual seperti busana dan artefak yang mendukung pertunjukan, sedangkan tempatnya berada di Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan datanya didapat melalui Dokumentasi, wawancara mendalam dan observasi serta validitas data yang digunakan yaitu dengan cara triangulasi sumber. Teori yang digunakan adalah Semiotika Charles Sanders Pierce yang membedah tanda melalui segitiga makna (triangle meaning) yaitu representament, object, interpretant.
Dalam penelitian pertunjukan topeng dhalang didapatkan bahwa di dalam penampilan dan sebagian gerak yang di visualkan terdapat objek seorang Tokoh Arjuna, Adipati Dharmakusuma, dan tokoh Putri yang menarikan tandeng alos intepretan nya bahwa gerakan yang tersimpan di dalamnya merupakan penjabaran dari setiap tutur gerakan yang sopan dan santun, tidak tergesa-gesa dalam melakukan suatu kegiatan yang dapat merusak apa yang telah kita kerjakan dan merupakan perwujudan dari sikap tenang dalam menanggapi semua masalah kehidupan yang penuh dengan permasalahan. Dan para Raja dan Kurawa menggunakan tandeng kasar yang interpretan nya, adalah gambaran bagaimana seharusnya dilakukan oleh pemimpin saat berhadapan dengan masalah. Terdapat arti dari masing-masing warna topeng yang di gunakan para tokoh, hingga menampilkan arti dari karakter, sifat dan kelebihan pada tokoh. Hingga artefak yang ditampilkan adalah gambar keraton dan hutan yang interpretan nya yang mengajarkan pada kondisi para masyarakat tempo dulu yang masih minim dengan pembangunan, namun tetap menikmati kondisi tersebut. Makna busana merupakan Busana yang sederhana, hingga dapat menunjukkan budi luhur yang terkandung menjadi nilai perjuangan masyarakat tempo dulu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM URIB RAHARJO |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | makna nonverbal, semiotika, pertunjukan topeng dhalang. meaning nonverbal, semiotic, mask Dhalang show |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 21:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:03 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16919 |
