TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (394kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (997kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36540-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (804kB)
Abstract
UD Amaliyah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi kerupuk rambak dengan bahan baku utama kulit sapi berkualitas yang didatangkan impor dari China, Nepal, Rusia dan lokal dari Magetan. UD Amaliyah memiliki struktur rantai pasok sederhana namun rentan terhadap berbagai risiko, seperti fluktuasi permintaan pasar, ketidaksesuaian produk, dan gangguan distribusi yang dapat menimbulkan risiko menurunkan kualitas produk dan mengganggu kelangsungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan oleh UD Amaliyah guna meminimalkan dampak risiko dalam rantai pasok. Penelitian ini menggunakan pemetaan proses model Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk mengidentifikasi aktivitas utama dalam rantai pasok, kemudian dilanjutkan dengan metode House of Risk (HOR) tahap I dan tahap II untuk mengidentifikasi, memetakan, dan merancang strategi mitigasi terhadap penyebab risiko prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa risk agent yang memiliki nilai ARP tertinggi, di antaranya A15 (tidak adanya verifikasi atau pengecekan akhir (QC) sebelum pengiriman) dengan nilai ARP 810, A11 (tidak adanya label tanggal produksi pada produk jadi) dengan nilai ARP 750, dan A17 (tidak adanya jadwal rutin pembersihan area produksi dan alat produksi) dengan nilai ARP 630. Selanjutnya, strategi mitigasi hasil dari HOR II menunjukkan bahwa strategi mitigasi dengan tingkat efektivitas tertinggi adalah PA1 (membuat Standard Operating Procedure (SOP) QC produk akhir) dengan nilai ETD 3180, PA3 (mendesain label yang memuat informasi komposisi, berat produk, tanggal produksi, dan tanggal kedaluwarsa) dengan nilai ETD 3060, PA2 (menyusun checklist QC yang meliputi jumlah, jenis, kondisi kemasan, label, dan kebersihan produk) dengan nilai ETD 2680, dan PA4 (menyusun jadwal pembersihan area dan alat produksi) dengan nilai ETD 2142.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AYU FADHILLAH |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Rantai pasok; strategi mitigasi; SCOR; House of Risk |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 21:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:03 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16847 |
