TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (47kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_CONCLUTION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (18kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9402-12.01.111.00088_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (47kB)
Abstract
Anak yang dipekerjakan merupakan masalah yang sangat Kompleks. Satu diantaranya adalah pekerjaan yang terburuk untuk anak yang dilakukan oleh anak untuk kehidupan sehari-hari mereka. Dengan adannya ketentuan didalam Undang-Undang mengenai perlindungan anak tersebut kita dapat melihat, mengerti bagaimana cara memberikan pertolongan serta melaporkannya kepada pihak kepolisian mengenai anak yang dipekerjakan yang tidak sesuai dengan minat dan bakat anak tersebut.
Permasalahan hukum menyatakan bahwa dalam anak yang dipekerjakan tersebut dapat dibagi menjadi 4 bagian yaitu pekerjaan ringan yang dimaksud ialah tidak menganggu perkembangan dan kesehatan fisik, mental dan sosial; yang kedua yaitu pekerjaan dalam rangka bagian kurikulum pendidikan atau pelatihan; dan yang ketiga pekerjaan untuk mengembangkan bakat dan minat anak agar memberikan kesempatan bagi anak untuk menyalurkan bakat dan minat agar menghindari eksploitasi anak; yang keempat yaitu pekerjaan yang terburuk untuk anak seperti halnya dibidang konstruksi, pertambangan, penggalian dan penyelaman yang dilakukan oleh anak tersebut. sehingga perlu adannya perlindungan hukum terhadap korban bagi anak yang dipekerjakan serta kendala yang ditimbulkan dalam hal pengungkapan kasus tersebut.
Metode penelitian empiris yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara penelitian secara eksploratif, deskriptif, dan eksplanatoris. Sedangkan empirisnya ditujukan cara dalam penyelesaian kasus anak yang dipekerjakan baik di dalam atau diluar pengadilan. Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa anak yang dipekerjakan menurut Undang- Undang perlindungan anak dalam hal perlindungan hukum yang seharusnya diselesaikan di pengadilan akan tetapi kasus tersebut dicabut dan diselesaikan dengan cara merehabilitasi anak serta memberikan pendidikan yang dimana terdapat unsur tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang yang mempekerjakan anak yang tidak sesuai dengan bakat dan minat anak.
Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Anak yang Dipekerjakan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUH.ARIEF IRVANDI. F |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Anak yang Dipekerjakan |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 21:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:03 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16787 |
