TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26952-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Komunikasi merupakan bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari. Adanya komunikasi menjadikan kita supaya mampu menyampaikan apa yang akan kita ujarkan. Penelitian ini meneliti penggunaan bahasa tabu pada masyarakat Desa Wotanngare kabupaten Bojonegoro. Ilmu pragmatik menjadi kajian penelitian ini, karena peneliti fokus terhadap konteks bahasa yang dituturkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk dan fungsi bahasa tabu pada masyarakat Desa Wotanngare. Penelitian ini menggunakan teori ungkapan tabu menurut Frazer dan fungsi bahasa tabu menurut Wardhaugh. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah teknik observasi,rnteknik simak, rekam, dan catat. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini: Pertama, bentuk-bentuk bahasa tabu berupa ujaran yaitu: tabu nama orang tua (Sri, Lilik), tabu nama kerabat (San, Khotimah dan Cak Roz, Sit), tabu nama orang meninggal (Mbah Supangat), tabu nama orang dan binatang (Pak Yaci, Pak Gendut, Sapi, Pitek, Tawon, Nglowo, Anjeng, Su, Iwak Buntal, Jangkrik, Munyuk, Kuampret, Wedhus), tabu kata-kata tertentu yang dibagi menjadi empat yaitu: tabu berkaitan profesi tertentu (babu, lonte, buroh), tabu menyebut fungsi badaniah tertentu (ndas, taek, ngising, tokor, nguyoh, guoblok, picek), tabu menyebut alat kelamin (manuk, endok), tabu menyebut aktivitas seksual (kelon). Kedua fungsi bahasa tabu untuk menarik perhatian terhadap diri sendiri, menunjukkan penghinaan dan menunjukkan rasa marah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM USMITA DUWI GANDA NINDIA SARI |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | bahasa tabu, masyarakat desa wotanngare, pragmatik |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 20:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:03 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16536 |
