TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-Khotibul Umam.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_CHAPTER_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_CHAPTER_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_CHAPTER_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_CHAPTER_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_CHAPTER_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5294-09.05.311.00085_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (451kB)
Abstract
Pekerja Seks Komersial adalah sebuah profesi yang menjadi sebuah fenomena sosial dalam abad ini. Pekerja seks Komersial bekerja dengan menarik pelanggan untuk mendapatkan layanan seksual. Semakin menjamurnya hiburan malam dan lokalisasi di kota-kota besar, membuat terjadinya ledakan jumlah Pekerja Seks Komersial di satu lokalisasi. Sehingga terciptalah sebuah persaingan ketat didalamnya. Sedangkan sang Pekerja Seks Komersial dan pemilik wisma menginginkan pendapatan yang besar ditengah ketatnya persaingan. Solusi untuk masalah tersebut adalah memperbaiki penampilan Pekerja Seks Komersial. Para pemilik wisma pun juga terlibat dalam penampilan para Pekerja Seks Komersial nya dengan cara menerapkan aturan dalam berbusana. Penelitian ini terfokus pada unsur-unsur yang tergabung dan mendukung penampilan Pekerja Seks Komersial untuk menarik tamu atau konsumen. Penelitian ini juga membahas makna yang tercipta dan respon dari penampilan yang ditampilkan oleh Pekerja Seks Komersial.
Metode penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hal itu karena peneliti ingin menggambarkan bagaimana Pekerja Seks Komersial dalam berpenampilan, sehingga data yang didapat dalam penelitian ini merupakan sebuah pengalaman subyektif dari seorang Pekerja Seks Komersial. Informan penelitian ini merupakan salah satu Pekerja Seks Komersial yang tampil fashionable dalam kerjanya yang bernama shofa. Penelitian ini menggunakan teori interaksionisme simbolis untuk menganalisa data, sehingga data-data yang telah terkumpul dianalisa dan tersaji dalam bentuk proses interaksionisme simbolis.
Konsep diri adalah hal pertama yang dipahami oleh seorang Pekerja Seks Komersial dalam bertindak. Setelah itu ia akan menentukan atau memilih sendiri simbol-simbol yang akan ia tampakkan. Simbol-simbol tersebut berupa fashion, daya tarik fisik dan sikap (gestur). Dari situlah ia berusaha untuk dapat memikat para tamu atau konsumen. Dengan penampilan seperti itu, ia mengharapkan sebuah pemaknaan yang berupa sensualitas dari setiap orang yang memandangnya. Sehingga timbul respon yang berupa banyaknya tamu, pujian, rayuan, sindiran dll.
Bentuk komunikasi artifaktual yang terjadi pada pekerja seks komersial, penampilan yang memberikan kesan sensual yang selalu ia tampilkan selama ia bekerja. Seperti memakai rok mini, berlipstik, bersepatu high heels, memakai tanktop, dll. Fashion tersebut tampak mengeksploitasi tubuh indahnya, seperti payudara, paha, bibir, mata, dll. Sehingga sebuah simbol kesensualitas yang berupa daya tari seksual tampak dengan sangat jelas. Hal tersebut didukung dengan faktor-faktor lain seperti, adanya calo, megahnya suasana dalam wisma, membuat siapapun mudah terpikat. Hal tersebut harus dilakukannya untuk dapat menarik konsumen. Dengan demikian teknik seperti itu dapat diaplikasikan kepada mereka yang bekerja yang bersentuhan secara langsung dengan masayarakat atau konsumen.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KHOTIBUL UMAM |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Pekerja Seks Komersial, penampilan, fashion, simbol, interaksionisme simbolis |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1643 |
