TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26890-APPIDENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pandemi covid-19 menyebabkan perekonomian masyarakat menurun drastis. Pemberlakuan isolasi dan work from home (WFH) membuat masyarakat harus beradaptasi ulang. Perekonomian seluruh masyarakat pelaku UMKM baik yang sudah besar ataupun kecil mengalami penurunan. Termasuk UMKM yang terkenal di kota Gresik yaitu pudak. Pudak merupakan makanan tradisional khas Gresik yang hanya dapat ditemui pada kota Gresik. Cita rasa pudak dominan manis. Bahan dasar pembuatan pudak yaitu menggunakan tepung beras dan santan kemudian ditambahkan dengan gula serta perisa. Keunikan dari pudak yaitu menggunakan kemasan primer pelepah pinang (ope). Aroma yang ditimbulkan juga khas aroma daun yang tidak dimiliki oleh produk lainnya. Pengembangan pudak yang dilakukan dimaksudkan agar produk yang ditawarkan kepada masyarakat tidak monoton dan memiliki lebih banyak ragam yang ditawarkan kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari faktor terpenting dan alternatif terbaik dalam pengembangan produk pudak khas Gresik. Metode yang digunakan yaitu menggunakan Value Engineering. Value Engineering dipilih dalam penelitian ini karena dapat menghasilkan produk dengan nilai tinggi dan menggunakan biaya rendah tanpa mengurangi kualitas dan keamanannya. Alternatif pada penelitian ini adalah varian rasa, kemasan sekunder, metode pengawetan dan berat bersih. Alternatif varian rasa terdapat cokelat, nangka, durian dan pisang. Jenis kemasan sekunder yang dipilih yaitu menggunakan klongsong bambu, paper box dan gadle box. Metode pengawetan yang digunakan yaitu tanpa bahan pengawet, pengasapan dan penambahan natrium benzoate. Berat bersih pudak meliputi 50 gram, 100 gram, 150 gram dan 200 gram. Alternatif terpilih adalah alternatif 1 dengan varian rasa durian menggunakan kemasan sekunder klongsong bambu, metode pengawetan dapat bertahan 3 hari dengan berat bersih sekitar 150 gram. Nilai tambah didapatkan senilai Rp 5.000 dengan rasio nilai tambah 1,25% dan keuntungan 0,11%.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ELFANNY DWITA SUSANTI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | ALTERNATIF; PUDAK; VALUE ENGINEERING |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 19:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16322 |
