TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (918kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (556kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (528kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (290kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36411-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (573kB)
Abstract
Peningkatan aktivitas antropogenik di wilayah pesisir menyebabkan pencemaran lingkungan berupa akumulasi mikroplastik dan logam berat timbal (Pb). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kelimpahan mikroplastik, menganalisis konsentrasi logam berat timbal (Pb), menilai kualitas air, serta menganalisis hubungan antara kelimpahan mikroplastik dan kandungan logam berat. Penelitian dilakukan pada Oktober 2024. Penentuan lokasi menggunakan purposive sampling yaitu stasiun 1 dengan kondisi pemukiman, stasiun 2 dengan kondisi tambak dan pemancingan, dan stasiun 3 kondisi muara. Identifikasi mikroplastik menggunakan mikroskop stereo dan spektroskopi FT-IR, sedangkan analisis logam berat timbal (Pb) menggunakan spektrofotometri UV-Vis sesuai SNI 6989.8:2009. Hasil penelitian jenis kelimpahan mikroplastik yang ditemukan terdiri dari fiber, film dan fragmen dengan kelimpahan rata-rata pada stasiun 1 sebesar 653 partikel/L, stasiun 2 sebesar 613 partikel/L dan stasiun 3 sebesar 643 partikel/L, dengan jenis fiber yang paling dominan. Konsentrasi logam berat timbal (Pb) menghasilkan pada stasiun 1 sebesar 0,712 mg/L, stasiun 2 sebesar 0,814 mg/L dan stasiun 3 sebesar 0,741 mg/L, seluruhnya melebihi ambang batas baku mutu air laut berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021 sebesar 0,03 mg/L. parameter kualitas air yaitu suhu 30–32°C, salinitas 26–28‰, pH 6.7–7.2, DO 5.1–5.8 mg/L, dan TDS 370–430 mg/L. hasil korelasi person menunjukkan hubungan yang kuat antara kelimpahan mikroplastik dan konsentrasi Pb dengan nilai korelasi stasiun 1 sebesar r 0.308, stasiun 2 sebesar r 0.991 dan stasiun 3 sebesar r 0.687, hal ini menunjukkan bahwa mikroplastik tidak hanya mencemari lingkungan perairan tetapi juga berpotensi sebagai media vector adsorpsi logam berat timbal yang diduga membahayakan ekosistem dan kesehatan manusia.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RAHMA ENDAH LESTARI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Mikroplastik; Timbal (Pb); Kualitas Air; Korelasi; Muara Sungai Cilet |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 19:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16306 |
