TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (71kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (687kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_APENDDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (395kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17493-120531100087_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian adalah mengetahui bagaimana interaksi simbolis yang terjadi dalam sebuah tradisi pernikahan Adat Madura yang ada di Desa Bilaporah, Kecamatan Socah. Salah satu aktivitas komunikasi pada pernikahan Adat Madura yaitu adanya berbagai simbol dalam prosesi pernikahannya. Subjek dari penelitian ini adalah simbol ben giben.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pertimbangan bahwa suatu peristiwa memiliki arti atau makna tertentu yang tidak dapat diungkapkan dengan angka atau secara kuantitatif. Tehnik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ben-giben diberikan dalam pernikahan adat masyarakat Madura di Desa Bilaporah Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan merupakan sebuah pemberian di luar mahar, karena mahar yang diberikan kepada istri merupakan mahar yang diucapkan pada saat akad nikah. Ben-giben merupakan pemberian yang tidak bertentangan dengan syari’at dan juga tidak bersebrangan dengan asas pernikahan dalam Islam yakni asas suka rela. Karena berdasarkan data penelitian yang ditemukan tidak ada pihak yang merasa keberatan memberikan seserahan ini. Dengan demikian penyerahan ben-giben dapat dijalankan seterusnya oleh warga Desa Bilaporah Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAIFUL ARIFIN |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Interaksi Simbolis, Makna Simbol, Tradisi Ben Giben |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 19:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16200 |
