TUNTUTAN PENGEMBALIAN MAHAR DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM

RIZAL HAQIQI (2016) TUNTUTAN PENGEMBALIAN MAHAR DALAM PERSPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-ABSTRAK__..PDF] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-ABSTRAK__..PDF
Restricted to Repository staff only

Download (149kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (938kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 1.PDF] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 1.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (424kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (502kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (339kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 4.PDF] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-chapter 4.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (144kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-refrence.PDF] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-9261-refrence.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (85kB)

Abstract

Perkawinan Farhat Abbas dan Regina merupakan perkawinan sirri yang
dilakukan di luar Pengawasan Pencatat Nikah, sehingga perkawinan mereka tidak
memiliki kekuatan hukum sesuai pasal 6 ayat 2 KHI. Tuntutan mahar yang dilakukan
oleh Farhat Abbas kepada Regina itu tidak bisa dilakukan, karena menurut pasal 32
KHI menjelaskan “Mahar yang diberikan langsung kepada calon mempelai wanita
dan sejak itu sudah menjadi hak pribadinya”, mahar yang dituntut oleh Farhat Abbas
kepada Regina kedudukannya masih belum jelas karena perkawinan diantara
keduanya adalah perkawinan sirri yang tidak memiliki kekuatan hukum. Rumusan
masalah dalam penelitian ini apakah status mahar merupakan rukun atau syarat dalam
perkawinan, apakah mahar yang diberikan kepada isteri dapat dituntut kembali.
Penelitian ini yang digunakan adalah penelitian normatif dan pendekatan yang
dilakukan adalah pendekatan perundang – undangan. Hasil penelitian bahwa Farhat
Abbas menginginkan mahar yang telah diberikan kepada Regina untuk dikembalikan.
Mahar merupakan suatu kewajiban yang ahrus dipenuhi oleh seorang suami terhadap
isterinya hal tersebut bertujuan sebagai tebusan dihalalkannya melakukan
persetubuhan suami isteri (jima’), serta sebagai tanda untuk menghargai dan
menghormati kedudukan seorang wanita. Menarik kembali mahar oleh suami kepada
isterinya tidak dibenarkan karena tidak sesuai dengan pasal 32 KHI, sesuai isi dari
pasal tersebut bahwa mahar sudah menjadi hak milik pribadi seorang isteri, jadi tidak
dapat diambil dan dituntut kemabli.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
RIZAL HAQIQI
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Tuntutan, Mahar, Perkawinan
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 19:15
Last Modified 24 Oct 2026 17:02
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16187

Actions (login required)

View Item
View Item