TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (282kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36355-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (695kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur jaringan komunikasi petani jagung di Desa Bakeong, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, dalam konteks pengendalian hama dan penggunaan pupuk bersubsidi. Dengan memahami bagaimana informasi disebarkan dan diakses oleh petani, studi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang relevan untuk memperkuat jaringan komunikasi petani, meningkatkan produktivitas jagung, dan mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.rnMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Analisis Jaringan Sosial (Social Network Analysis/SNA). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi terhadap 188 petani jagung yang dipilih menggunakan stratified random sampling dari delapan dusun di Desa Bakeong. Analisis jaringan dilakukan menggunakan perangkat lunak UCINET untuk mengukur degree centrality, betweenness centrality, dan density jaringan.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa struktur jaringan komunikasi petani cenderung sangat tersentralisasi untuk kedua topik, baik pengendalian hama maupun penggunaan pupuk bersubsidi. Aktor-aktor kunci dengan nilai indegree dan betweenness centrality yang tinggi berperan dominan sebagai pusat informasi dan jembatan penghubung. Meskipun kepadatan jaringan bervariasi antar dusun, pola sentralisasi ini berimplikasi pada potensi ketimpangan akses informasi bagi petani di pinggiran jaringan. Penguatan komunikasi direkomendasikan melalui pemberdayaan aktor sentral dan strategi inklusif untuk petani perifer.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH. ARIYANTO |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Jaringan Komunikasi; Petani Jagung; Pengendalian Hama; Pupuk Bersubsidi; Analisis Jaringan Sosial |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 18:52 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16085 |
