TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (526kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (419kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (346kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36344-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Beban kerja yang tidak seimbang dapat berpengaruh terhadap produktivitas serta meningkatkan biaya operasional perusahaan akibat tingginya jam lembur. Penelitian ini dilakukan di CV. Hikmah Jaya Konveksi dengan tujuan untuk mengukur beban kerja karyawan, menilai kesesuaian jumlah tenaga kerja di setiap stasiun kerja, serta merancang pengalokasian jumlah tenaga kerja yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Workload Analysis (WLA) dan Workforce Analysis (WFA). Penelitian dilakukan pada 8 stasiun kerja dengan jumlah karyawan aktual sebanyak 31 orang, namun yang dijadikan objek penelitian sebanyak 18 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung dan pengukuran waktu kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa stasiun kerja mengalami beban kerja yang tidak seimbang. Misalnya, stasiun kerja setrika memiliki beban kerja sebesar 256% dengan 1 orang operator. Setelah dilakukan analisis menggunakan metode WFA, jumlah karyawan usulan menjadi 5 orang dan beban kerja menurun menjadi 64%, termasuk kategori underload. Sementara itu, pada stasiun kerja penjahitan dan obras, beban kerja awal sebesar 124% dengan 19 operator menurun menjadi 112% setelah dilakukan penambahan menjadi 21 orang. Dengan demikian, pendekatan berbasis data dan perhitungan kuantitatif melalui metode WLA dan WFA sangat membantu dalam menyeimbangkan beban kerja di setiap stasiun kerja.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HIDAYATUL FAJRIYAH |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Beban kerja; tenaga kerja; Workload Analysis; dan Workforce Analysis |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 18:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/16040 |
