TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Abstract.pdf
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Chapter1.pdf
Download (303kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (685kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (558kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36316-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (726kB)
Abstract
Kata Kunci: Paron Sapeh, Mudarabah, Qardh. Skripsi ini berjudul Praktik Pengambilan Bagi Hasil Di Awal Dalam Kerja Sama Sistem Paron Sapeh Di Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan Perspektif Akad Mudarabah, dengan tujuan Untuk mengetahui mekanisme praktik pengambilan bagi hasil di awal dalam kerja sama sistem Paron Sapeh di Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, serta menelaahnya dari perspektif akad mudarabah.rnPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan lapangan, dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, dengan sifat deskriptif analisis, adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teori Miles dan Huberman, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.rnHasil penelitian ini, pertama, praktik pengambilan bagi hasil di awal dalam sistem kerja sama Paron Sapeh di Desa Pakong. Kesepakatan dilakukan secara lisan, di mana ditengah-tengah akad pemelihara hewan mengajukan pengambilan bagi hasil di awal dengan sistem pinjaman sejumlah uang kepada pemilik hewan yang akan dibayarkan setelah ada pembagian nisbah keuntungan di akhir. Jika keuntungan tidak mencukupi, kekurangannya dianggap sebagai utang, namun jika mencukupi, pinjaman dianggap lunas. Kedua Penelitian ini membahas praktik pengambilan bagi hasil di awal dalam kerja sama Paron Sapeh dari perspektif akad mudarabah. Praktik tersebut dinilai tidak menyalahi prinsip mudarabah karena pengambilan hasil di awal diposisikan sebagai pinjaman di luar akad. Meskipun pembayaran pinjaman menunggu hasil nisbah keuntungan di akhir, jika keuntungan dari bagi hasil tidak cukup untuk membayar pinjaman, maka kekurangannya dianggap sebagai utang yang harus dibayar oleh pemelihara. Sebaliknya, jika keuntungan cukup atau melebi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM IBNATUL IMAMAH |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Paron Sapeh; Mudarabah; Qardh |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 18:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15932 |
