TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (268kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (277kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (707kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (392kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36294-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Gastropoda memiliki peran penting yaitu menjadi dekomposer awal dengan cara mencacah serasah menjadi bagian – bagian kecil. Keberadaan gastropoda dapat dipengaruh oleh berbagai faktor salah satunya yaitu bahan organik. Penelitian bahan organik penting karena bahan organik menjadi sumber makanan dan mendukung keberlangsungan hidup bagi gastropoda. Pengukuran struktur komunitas gastropoda dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh tentang susunan, fungsi dan dinamika ekosistem. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis %BOT di ketiga stasiun yang berbeda serta melihat pengaruh kepadatan gastropoda dengan %BOT. Pengambilan sampel dilakukan ditiga stasiun dengan kondisi ekologi yang berbeda dengan jenis gastropoda infuna dan epifauna. Pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat dengan subplot berukuran 1x1m2, sedangkan sampel subtrat untuk analisa %BOT dianalisi menggunakan metode Loss of Ignition (LOI). Hasil penelitian menunjukkan spesies yang paling banyak di temukan di stasiun III sebanyak 7 spesies. Spesies infauna lebih sedikit dibandingkan spesies epifauna, spesies infauna yaitu spesies Cerithidae opsilla alata. Spesies yang dapat menjadi bio indikator yaitu spesies Chicoreus capucinus dan Telescopium telescopium yang dapat menjadi bioindikator logam berat Pb. Spesies yang dapat ditemukan di ketiga stasiun yaitu Cerithidae opsilla alata, Cerithidae obtusa dan Telescopium telescopium. Struktur komunitas gastropoda apabila dilihat dari indeks keanekaragaman diperoleh nilai yang termasuk dalam kategori sedang pada stasiun III artinya terdapat indikasi adanya tekanan yang berat dan ekosistem tidak stabil, namun jika dilihat dari indeks keseragaman termasuk kategori tinggi artinya komunitas stabil keseragaman tinggi. Artinya menandakan komunitas dengan spesies sedikit namun distribusi individu antar spesies merata. Kandungan %BOT pada ketiga stasiun penelitian termasuk dalam kategori tinggi. Meskipun dalam kategori yang sama tetapi kandungan %BOT pada stasiun III paling rendah dari stasiun I dan II. Pengaruh kepadatan gastropoda dengan %BOT menunjukan bahwa %BOT tidak memiliki pengaruh terhadap kepadatan gastropoda.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DINI LATIFATUL QOLBI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Ekosistem Mangrove;Struktur Komunitas Gastropoda;Kandungan Bahan Organik (BOT) |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 17:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15844 |
