TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (274kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (226kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36254-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
Abstract
Pada penelitian ini menggunakan Theory of Practice (Teori Praktik) Pierre Bourdieu berupa konsep Modal Sosial, dan menggunakan konsep pendukung Modal Sosial dari Sosiolog Robert D Putnam dan Fukuyama. Bourdieu sendiri mendefinisikan modal sosial sebagai keseluruhan sumberdaya yang terkait dengan kelembagaan dan dimana setiap individu saling mengakui. Sedangkan Putnam memiliki beberapa konsep tentang modal sosial diantaranya bounding social capital dan bridging social capital. Putnam juga mendefinisikan modal sosial sebagai Trust lubricates cooperation. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yakni metode penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial atau perilaku manusia dari perspektif partisipan atau subjek yang diteliti. Pendekatan dalam penelitian ini menggunkan suatu pendekatan fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman petambak bandeng dalam berinteraksi dengan berbagai aktor dalam jaringan sosial seperti petambak, penyuluh pertanian, serta instansi pemerintah atau swasta terkait. Penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan petambak di Desa Prasung Sidoarjo. Adapun temuan dalam penelitian ini, peneliti berhasil menemukan tiga model strategi jaringan sosial pada Petani Tambak Bandeng di Desa Prasung, model pertama yakni model jaringan sosial Petani Tambak Bandeng dengan pedagang sayur. Model kedua yakni model dimana awal munculnya pembentukan jaringan eksternal yang lebih luas yang melibatkan jaringan antar Petani Tambak Bandeng dengan Pedagang Ikan di Pasar. Dan model dimana terjalin agensi kelembagaan antara Dinas perikanan dan Petani Tambak Bandeng dalam optimalisasi hasil panen. Selain itu, jaringan sosial yang dibangun oleh petambak bandeng berperan penting dalam memberikan akses dan transfer informasi, strategi adaptasi, dan dukungan sosial dalam menghadapi cuaca ekstrem.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RAYHAN AFA PRATAMA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Jaringan Sosial; Petambak Bandeng; Hasil Panen; Cuaca Ekstrem; Prasung; Sidoarjo |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 17:24 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:02 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15703 |
