TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-Abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (986kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (274kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (424kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5216-09.03.2.1.1.00022 Apendics.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (494kB)
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di Desa Kedungbocok kecamatan Tarik Kabupaten
Sidoarjo, dengan tujuan; (1) Membandingkan kelayakan usaha pembenihan dan
pembesaran ikan lele di desa Kedungbocok Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo, (2)
Mengetahui alasan – alasan setiap petani bertahan dengan pola usahanya masingmasing
sementara salah satu bentuk pola usaha ikan lele memberikan tingkat
keuntungan yang lebih tinggi. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan
menggunakan Teknik Sensus, sedangkan metode analisis menggunakan analasisis
Kelayakan Usaha untuk mengetahu perbandingan kelayakan pada usaha budidaya
pembenihan dan pembesaran ikan lele dan analisis Diskriptif Kualitatif untuk
Mengetahui alasan – alasan setiap petani bertahan dengan pola usahanya masingmasing
sementara salah satu bentuk pola usaha ikan lele memberikan tingkat
keuntungan yang lebih tinggi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa dengan satuan
luas m² usaha budidaya pembenihan ikan lele lebih menguntungkan karena total
pendapatannya lebih besar dari budidaya pembesaran dengan nilai Rp. 150,077.56
untuk pembenihan, sedangkan untuk pembesaran adalah Rp. 105,086.28. R/C ratio
pada budidaya pembenihan adalah 4,7 , sedangkan budidaya pembesaran adalah 1.6 .
BEP harga pada budidaya pembenihan adalah Rp. 21,58 dan BEP Produksinya adalah
21,58 / ekor , sedangkan BEP harga pada budidaya pembesaran adalah 81,29 dan
BEP produksinya adalah 11.68/kg. Dan yang terakhir adalah ROI budidaya
pembenihan lebih besar daripada budidaya pembesaran yaitu 4,7 % untuk
pembenihan dan 0,6 % untuk pembesaran. Dan alasan mengapa mengapa responden
tidak menjalankan atau berwirausaha pembenihan maupun pembesaran ikan lele dan
masih mempertahankan usaha yang lama, Yaitu responden budidaya pembenihan
ikan lele; lahan yang dibutuhkan cukup luas, biaya produksi cukupt tinggi, jaringan
pemasaran terbatas. responden pembesaran ikan lele; Risiko yang sangat besar,
perbedaan keahlian petani budidaya ikan lele, ketelitian dalam pemeliharaan atau
perawatan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ADHITYA DHARMAWAN |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | Comparison of the feasibility of hatcheries and fish rearing catfish, Feasibility analysis and qualitative descriptive analysis. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:34 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1566 |
