TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (413kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (839kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (764kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (879kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (328kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17269-150421100066_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Jasa adalah kegiatan yang memberikan manfaat kepada pihak lainnya, akan tetapi kegiatan ini tidak terjadi pemindahan pemilikan dari sesuatu. Kegiatan jasa sendiri dapat diubah ke dalam bentuk bisnis. Bisnis adalah sebuah kegiatan yang menggunakan sejumlah modal untuk mendapatkan keuntungan yang berlebih. PT. X adalah perusahaan jasa yang salah satu bidang bisnisnya pengiriman barang atau lebih dikenal sebagai 3PL (Third Party Logistics). Dalam menjalankan proses bisnisnya perusahaan tidak akan terlepas dari yang namanya risiko. Risiko adalah kemungkinan dan konsekuensi dari suatu kegagalan tercapainya tujuan. Untuk meningkatkan proses bisnis menjadi lebih baik analisa risiko perlu dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap suatu konsekuensi jika sebuah kegagalan terjadi pada suat proses bisnis. Metode Business Process Improvement (BPI) digunakan untuk memahami alur proses bisnisnya dan kemudian dilakukan perbaikan pada kegiatan bisnisnya berdasarkan hasil analisa proses bisnisnya. FMEA adalah metode yang digunakan dalam melakukan pengukuran risiko. Analisa FMEA menggunakan nilai RPN sebagai bentuk representasi dari tingkat risiko. FMEA akan menilai risiko pada setiap proses bisnisnya di mana risiko tertinggi akan diberikan penangan terlebih dahulu. Hasil FMEA menunjukkan bahwa pada kegiatan bisnis PT. X kesalahan penulisan deskripsi produk merupakan risiko dengan nilai RPN tertinggi yaitu sebesar 276. Maka dari itu usulan perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan sistem CRM (Customer Relationship Management) pada proses bisnis penerimaan order.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YOGA PRATAMA SAKTI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | BPI;FMEA;RPN |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 15:45 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:01 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15280 |
