TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_ABSTRACT_TOC.pdf
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (399kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_CHAPTER 1.pdf
Download (400kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (265kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (261kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (124kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17242-15.01.111.00297_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
Abstract
Adanya ketentuan baru dalam Pasal 16 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta bahwa hak cipta dapat dijadikan sebagai sebagai objek jaminan fidusia, maka karya cipta lagu yang merupakan salah satu bentuk dari hak cipta juga dapat dijadikan sebagai objek jaminan fidusia, pihak-pihak yang berkaitan dengan karya cipta lagu seperti penyanyi, pencipta lagu dan produser lagu masing-masing pihak memiliki hak yang sama atas lagu tersebut. Persoalannya adalah apabila salah satu pihak ingin menjaminkan karya cipta lagu sebagai jaminan fidusia, apakah masing-masing pihak dapat secara sendiri-sendiri dalam melakukan pejaminan lagu ataukah dalam menjaminkan karya ciptanya dalam waktu yang bersamaan. Berkaitan dengan itu, perlu dilakukan penelitian tentang apakah masing-masing pihak yang terlibat dalam karya cipta lagu dapat menjaminkan atas hak cipta lagu dan bagaimana tanggung jawab masing-masing pihak apabila terjadi wanprestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) kemudian dianalisis secara preskriptif yang dimaksudkan untuk memberikan argumentasi atas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing pihak yang terlibat dalam karya cipta lagu hanya bisa menjaminkan fidusia atas karya cipta lagu secara bersamaan, sebagai keberamaan maka dalam melakukan penjaminan fidusia, yang bersangkutan harus mendapatkan persetujuan pihak lainnya yang terlibat dalam penciptaan karya cipta lagu, sesuai dengan Pasal 17 Undang-Undang Nomor 42 tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia yang menentukan bahwa objek jaminan fidusia dilarang untuk melakukan fidusia ulang. Tanggung jawab masing-masing pihak terhadap wanprestasi yang dilakukan oleh pemberi fidusia bersifat tanggung renteng dengan ketentuan setelah eksekusi akan terjadi subrogasi sebagaimana Pasal 1401 KUHPerdata bahwa anggota lainnya secara hukum akan menggantikan kedudukan kreditur.
Kata Kunci: Jaminan Fidusia- Hak Cipta Lagu- Wanprestasi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUSDALIFAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Jaminan Fidusia ; Hak Cipta Lagu ; Wanprestasi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 15:21 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:01 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15170 |
