PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPAREPART DI PT GARAM UNIT CAMPLONG

EVI NUR AFIFAH (2023) PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPAREPART DI PT GARAM UNIT CAMPLONG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-26585-190331100049-Evi Nur Afifah_190331100049_Teknologi Industri Pertanian.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-26585-190331100049-Evi Nur Afifah_190331100049_Teknologi Industri Pertanian.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Garam merupakan salah satu komoditi penting yang dibutuhkan masyarakat
secara terus menerus baik sebagai kebutuhan pokok maupun bahan baku industri.
garam adalah benda padatan berwarna putih berbentuk kristal yang merupakan
kumpulan senyawa dengan bagian terbesar natrium chlorida (NaCl) serta senyawa

lainnya seperti magnesium chlorida, magnesium sulfat, calsium chlorida, dan lain-
lain (Abdullah and Susandini, 2018). Kebutuhan garam nasional semakin

meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan perkembangan industri dan
pertambahan penduduk di Indonesia. Tahun 2020 kebutuhan garam mencapai
4.464.670 ton dengan impor garam mencapai 2,92 juta ton (Ashilah dan
Wirasatriya, 2022).
Salah satu pulau penghasil garam terbesar di Indonesia adalah Madura
dengan menyumbangkan 60 dari total produksi garam nasional (Abdullah and
Susandini, 2018). Menurut data tahun 2018, Kabupaten Sampang menjadi
kabupaten penghasil produksi garam terbesar di Indonesia dengan total produksi
312.061 ton (Nasrulloh 2022). PT Garam merupakan salah satu industri yang
memproduksi garam, dimana salah satu unitnya berlokasi di kecamatan
Camplong, Kabupaten Sampang. PT Garam unit Camplong memproduksi garam
krosok menjadi garam halus dengan netto 50 kg dan kemasan packaging 200 –
250 gram dengan target produksi 30 ton per shift. Pencapaian target produksi
termasuk bentuk pengoptimalan dalam menerapkan perencanaan produksi.
Kelancaran proses produksi juga tidak akan terlepas dari kelancaran kinerja mesin
yang digunakan, dan mesin-mesin produksi tersebut sangat berpengaruh
langsung terhadap hasil produksi. Mesin merupakan aset yang harus dijaga
kinerjanya, baik dari segi kecepatan dan hasil produksi (Ramdhani et al., 2019).
Upaya dalam menjaga atau meningkatkan kinerja mesin tersebut diantaranya
adalah ketersediaan sparepart yang sesusai dengan spesifikasi mesin tersebut.
Ketersediaan sparepart tersebut dikelola oleh bagian gudang sparepart. Gudang
sparepart merupakan salah satu bagian penting dari sebuah pabrik atau
perusahaan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sparepart mesin, baik
sparepart mesin maupun bukan mesin atau general (Ramdhani et al., 2019). Oleh
karena itu, manajemen harus mampu merencanakan sekaligus mengelola
persediaan sparepart dengan baik, karena apabila persediaan sparepart tidak ada didalam gudang maka semakin lama waktu mesin berhenti, sehingga berdampak
pada hasil produksi. Sistem pencatatan persediaan merupakan salah satu faktor
keefektifan manajemen persediaan. Aktifitas pencatatan persediaan sparepart di
PT Garam unit Camplong dilakukan oleh staff bagian gudang sparepart, bagian ini
yang melakukan pencatatan setiap mutasi sparepart baik masuk maupun keluar
secara manual sesuai dengan permintaan sparepart dari tim maintenance dan
pemasukan sparepart setelah dilakukan pengadaan atau pembelian.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
EVI NUR AFIFAH
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords PT GARAM UNIT CAMPLONG
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 15:13
Last Modified 24 Oct 2026 17:01
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15133

Actions (login required)

View Item
View Item