TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (359kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (522kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (233kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (342kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (476kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (746kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-36086-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (595kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana masyarakat di Kabupaten Sumenep melakukan self mitigasi bencana sebagai bagian dari pengetahuan lokal (indigenous knowledge). Fokus penelitian ini adalah menggali kearifan lokal yang tertanam dalam budaya masyarakat dan bagaimana pengetahuan tersebut digunakan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana alam. Secara khusus, penelitian ini menelaah mekanisme, proses, dan praktik budaya seperti “rakad desa” yang dilaksanakan oleh masyarakat sebagai bentuk permohonan keselamatan dan pengurangan kerentanan terhadap bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi etnografi komunikasi. Data diperoleh melalui teknik purposive sampling dengan informan yang dipilih berdasarkan relevansi terhadap tujuan penelitian, yaitu perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tokoh agama, dan masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan self mitigasi bencana. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipan pasif dan wawancara mendalam, yang difokuskan pada interaksi antara bahasa, komunikasi, dan praktik budaya dalam konteks mitigasi bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self mitigasi bencana di Kabupaten Sumenep sangat erat kaitannya dengan kearifan lokal dan praktik budaya yang berfungsi sebagai strategi preventif maupun adaptif. Pengetahuan lokal ini tercermin melalui ritual tradisional, kegiatan keagamaan, serta interaksi sosial yang memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengakuan dan integrasi pengetahuan lokal ke dalam kerangka formal manajemen bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tanggap masyarakat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM QOLBI NUR HIDAYANTO |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | self mitigasi bencana, pengetahuan lokal; etnografi komunikasi; kearifan lokal; masyarakat Sumenep |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 15:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:01 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/15077 |
