TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26523-160111100032_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (298kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26523-160111100032_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (975kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26523-160111100032_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (432kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26523-160111100032_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (458kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26523-160111100032_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (457kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26523-160111100032_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26523-160111100032_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
Abstract
ABSTRAK Mafia tanah merupakan kejahatan terstruktur yang tidak jarang melibatkan Notaris dan PPAT dalam proses kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Contoh kasus mafia tanah ialah kasus yang menimpa keluarga Nirina Zubir. Dari kasus ini diketahui proses balik nama sertifikat tanah yang awalnya atas nama Cut Indria Marzuki, Nirina Zubir dan Fadlan kemudian dibalik nama menjadi Riri Khasmita tanpa persetujuan Cut Indria Marzuki, Nirina Zubir dan Fadlan. Terdapat proses adminstrasi yang cacat prosedur atau sengaja dilakukan pemalsuan terhadap dokumen kelengkapan balik nama tersebut.rnAdapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peralihan sertifikat penguasaan hak milik atas tanah atas nama Nirina Zubir kepada Riri Khasmita dan bagaimana keabsahan peralihan sertifikat hak milik melalui proses jual beli yang dilakukan oleh Riri Khasmita kepada pembeli menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria dan KUHPerdata. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif, pendekatan perundang-undangan, teknik pengumpulan bahan hukum dengan menggunakan studi kepustakaan, sdudi dokumen dan online research, serta metode analisa deskriptif dengan kesimpulan deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jual beli hak atas tanah yang dilakukan tanpa persetujuan pemilik itu tidak sah, karena syarat utama jual beli adalah adanya perbuatan hukum yang dilakukan oleh pemilik hak atas tanah yang asli sebagai penjual dengan pihak yang akan membeli tanah tersebut tentunya melalui proses administrasi yang ditentukan dalam undang-undang, sehingga apabila terjadi pemalsuan dokumen dalam proses peralihan hak atas tanah maka dianggap cacat administrasi dan peralihan tersebut dianggap tidak sah dan upaya hukum yang dapat dilakukan Nirina Zubir untuk memperoleh kembali hak miliknya adalah dengan melakukan gugatan perdata ke pengadilan untuk membatalkan sertifikat baru yang diterbitkan atas nama pihak ketiga, karena perbuatan hukum jual beli yang dilakukan oleh Riri Khasmita dengan pihak ketiga dilakukan melalui proses adminitrasi yang benar sehingga mendapatkan perlindungan dari undang-undang, adanya putusan pidana tidak bisa mengembalikan hak keperdataan. Kata Kunci : Jual Beli, Hak Atas Tanah, Tanpa Persetujuan Pemilik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MARYUNI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Jual Beli, Hak Atas Tanah, Tanpa Persetujuan Pemilik. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 14:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:01 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14900 |
