TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-COVER SALMON READY TO PDF.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (747kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (154kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-BAB V-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17160-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (625kB)
Abstract
Nadhrotus Salamah, NIM 150521100071, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura, skripsi ini tentangWeton Penentu Jodoh (Studi Fenomenologi penghitungan Weton dalam menentukan perjodohan oleh Dukun di Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang). Dibawah bimbingan Bangun Sentosa Dwi Haryanto, Ph.D.
ABSTRAK
Jawa memiliki banyak tradisi dan budaya yang hingga kini masih dilakukan , salah satunya adalah Petung Weton. Di Desa Marmoyo petung weton masih digunakan sebagai acuan ketika akan memulai suatu urusan, salah satunya adalah petung weton jodoh. Dalam melakukan tradisi petung weton, masyarakat melibatkan Dukun untuk memberikan rujukan atau masukan pada proses pelaksanaan penghitungan weton. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tindakan masyarakat Desa Marmoyo dalam melaksanakan tradisi petung weton jodoh yang dilakukan oleh Dukun. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Marmoyo dengan kriteria tertentu yang sudah ditentukan sebelumnya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Tindakan Sosial yang dikemukakan oleh Max Weber.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Informan ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan observasi, wawancara dan dokumen pendukung yang berkaitan. Teknik analisis data yang digunakan dalam hal ini menggunakan 3 tahapan yakni, reduksi data, penyajian data (display), dan verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa petung weton yang ada sudah dilakukan sejak dahulu, sebagai salah satu bentuk tradisi yang berkaitan dengan penganut islam abangan di Desa Marmoyo, selain itu juga terdapat penerapan penanggalan aboge yang telah lama digunakan. Petung weton jodoh menjadi salah satu usaha masyarakat dalam menjauhka diri dan keluarga dari angkara murka dan bala dalam langkah hidupnya. Terdapat 3 faktor masih berlangsungnya tradisi yakni turun temurun, kepercayaan yang berkembang, dan sanksi sosial. Dukun penghitung weton juga bukanlah sosok yang sembarangan, karena terdapat kepercayaan bahwa menjadi Dukun petung weton hendaknya memiliki kesiapan jika tidak dapat berakibat fatal.
Kata kunci : Weton, pertimbangan jodoh, Dukun, Aboge.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NADHROTUS SALAMAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | weton;pertimbangan;jodoh;Dukun;aboge; |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 14:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:01 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14834 |
