TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (622kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_CHAPTER1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_CHAPTER2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_CHAPTER3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (423kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_CHAPTER4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (408kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-5133-090341100004_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (534kB)
Abstract
Lamun memiliki tingkat produktivitas primer yang tinggi juga sebagai sumber makanan bagi banyak biota laut. Banyak biota laut yang memiliki habitat di padang lamun, seperti ikan, moluska, mamalia, reptil, ekinodermata, krustasea, alga, spong hingga kolenterata. Teripang memiliki peran yang sangat penting dalam jaringan rantai makanan di perairan pesisir. Teripang juga berperan melakukan oksigenisasi pada sedimen dasar laut yang cara kerjanya mirip dengan cacing tanah di darat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih lanjut penyebaran teripang berdasarkan perbedaan penyebaran padang lamun, juga untuk mengetahui komposisi spesies, sebaran dan kepadatan teripang juga padang lamun di perairan Pulau Talango Kabupaten Sumenep. Metode pengamatan menggunakan 3 titik stasiun, dengan masing-masing stasiun memiliki 3 titik transek. Pengamatan pada lamun dilakukan secara visual menggunakan transek pada setiap titik yang telah ditentukan sebelumnya. Pengambilan data untuk parameter fisika kimia dan pengambilan sampel sedimen dilakukan bersamaan pada saat pengamatan lamun dan dilakukan saat terjadi surut air laut terendah. Lamun yang ditemukan dari jenis Enhalus acoroides, Halophila ovalis dan Cymodocea rotundata. Nilai kepadatan tertinggi terletak pada stasiun 3 sebanyak 998 individu/m2. Teripang yang ditemukan merupakan jenis Holothuroidea atra sebanyak 9 ekor dalam 3 kali pengamatan. Meningkatnya kepadatan lamun di perairan tidak berbanding lurus dengan meningkatnya kepadatan teripang. Holothuroidea atra ditemukan hanya pada stasiun 1 yang memiliki substrat berbeda dengan stasiun 2 dan stasiun 3.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ACHMAD FAJRI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | asosiasi, teripang, lamun, Pulau Talango. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:32 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:44 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/1483 |
