TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-ABSTRACT TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (768kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (592kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-REFERENCE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8923-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna kemiskinan dan survivalitas di kalangan petani dan buruh tani, serta upaya yang dilakukan untuk keluar dari jeratan kemiskinan oleh para petani dan buruh tani di Desa Petaonan Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan informan dengan menggunakan prosedur purposive sampling, karena mengkhususkan informan penelitian kepada para petani dan buruh tani. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi non partisispan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisa dengan menggunakan teknik Miles dan Huberman dan diperiksa keabsahannya dengan triangulasi dengan sumber. Dan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead.
Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwasanya makna kemiskinan di kalangan petani dan buruh tani di Desa Petaonan Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan ada tiga yakni; 1) Miskin adalah keadaan serba kekurangan. 2) Miskin Adalah Tidak Memiliki Tempat Tinggal Yang Layak. 3) Miskin Adalah Takdir. Setelah mengetahui makna kemiskinan, kemudian setiap individu memanipulasi dan memikirkan tindakan yang akan diambil dengan pertimbangan pengalaman di masa lampau, dalam menyikapi kemiskinan. Tindakan yang dilakukan oleh para petani dan buruh tani dalam menghadapi kemiskinan berbeda-beda. Hal ini dikarenakan penafsiran terhadap kemiskinan berbeda pula. Ada yang bisa keluar dari garis kemiskinan, namun tak sedikit yang masih berada di dalam garis kemiskinan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURUL ISTIQOMAH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Makna Kemiskinan, Survivalitas, Petani Dan Buruh Tani,. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14788 |
