TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-Abstrak.pdf
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-cover skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-BAB I.pdf
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (311kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (610kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (692kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-BAB penutup kesimpulan saran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17149-LAMPIRAN DOKUMENTASI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
Abstract
Suhartono, 150521100026, Program Studi Sosiologi, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Skripsi ini berjudul “Perubahan Makna Tanah Warisan Bagi Warga di Desa Bunder Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan”.
Perubahan makna tanah warisan merupakan suatu perubahan yang terjadi di masyarakat dalam memaknai tanah warisan yang mulai berubah. Dahulu masyarakat memaknai tanah warisan sebagai peninggalan leluhur yang sakral dan mempunyai hal magis didalamya karena berkaitan dengan leluhur. Tetapi masyarakat sekarang berbeda dalam memaknai tanah warisan, mereka tidak percaya tentang kesakralan tanah warisan dan hal magis didalamnya.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk dapat menggali data dilapangan. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informan yang sesuai kriteria peneliti, kemudian peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk memeriksa keabsahan data yang diperoleh. Serta peneliti juga menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik yang merupakan aktivitas interaksi sosial individu atau kelompok yang didalamnya terdapat pertukaran bahasa atau simbol yang mempunyai makna.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya terjadi perubahan makna tanah warisan pada masyarakat Bunder. Masyarakat sekarang berbeda dengan masyarakat dahulu dalam memaknai tanah warisan. Saat ini masyarakat mengalami pergeseran makna tentang tanah warisan, mereka mengaggap bahwa tanah warisan saat ini boleh di perjual belikan kepada siapapun. Hal ini di sebabkan kebutuhan yang bermacam-macam sehingga mereka berani melepas tanahnya dan menjual kepada orang lain. Masyarakat di desa Bunder sudah tidak begitu percaya tentang kesakralan tanah warisan. Kesakralan tanah warisan sudah mulai berubah, anggapan masyarakat tentang sakralitas tanah warisan sudah tidak begitu percaya. Saat ini masyarakat Bunder sudah mengalami perubahan, dahulu masyarakat sangat mempertahankan tanah warisan agar tidak jatuh ketangan orang lain, agar peradaban dan sejarah leluhur bisa terus di berikan kepada generasi selanjutnya. Akan tetapi kini tanah menjadi komoditas/aset ekonomi yang menguntungkan bagi masyarakat.
Kata kunci: Perubahan, Makna, Tanah Warisan, Teori Interaksionisme Simbolik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SUHARTONO |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Perubahan;Makna;Tanah Warisan;Teori Interaksionisme Simbolik |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14787 |
