MANAJEMEN BUDIDAYA MAGGOT DI USAHA NURALARVA SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN TERNAK

FADILA ROSA FARKHA IMELDA; ISANUR CAHYANTI; AHMAD QOHHARUDDIN; R (2022) MANAJEMEN BUDIDAYA MAGGOT DI USAHA NURALARVA SEBAGAI ALTERNATIF PAKAN TERNAK. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-26480-180321100113-Fadila Rosa#180321100113#LaporanPKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-26480-180321100113-Fadila Rosa#180321100113#LaporanPKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pakan menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang suatu
perkembangan usaha budidaya ternak. Ketersediaan pakan akan berpengaruh
terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup hewan ternak yang
dibudidayakan. Hingga kini pemanfaatan bahan pakan belum tertanggulangi,
dalam arti kompetisi diantara pangan dan pakan masih terus berlanjut terutama
pakan sumber protein, sehingga menimbulkan dilema bagi pembudidaya (Mudeng
et al., 2018). Semakin tinggi harga bahan pakan sumber protein tentu menjadi
perhatian untuk pembudidaya karena penyediaan untuk pakan yang berkualitas
merupakan komponen terbesar dalam kegiatan untuk memulai budidaya, yaitu 50-
70% (Katayane et al., 2014). Di negara-negara berkembang, sumber protein untuk
formula pakan umumnya diperoleh pada protein hewani dan nabati, seperti bungkil
kedelai, tepung ikan, tepung darah atau tanaman leguminosa. Namun demikian,
protein adalah komponen pakan paling mahal dibandingkan dengan yang lainnya.
Akibatnya, pemenuhan sumber protein pakan yang berkualitas membebani biaya
produksi pembudidaya (Wardhana, 2016).
Salah satu kendala dalam penyediaan pakan buatan untuk hewan ternak
yaitu sumber protein hewani dengan menggunakan bahan baku tepung ikan.
Sementara tepung ikan masih menjadi komoditas impor hingga saat ini. Pada
tahun 2016 Indonesia mengimpor bahan baku pakan ikan hingga 221.564 ton
(Andriani et al., 2020). Semakin meningkatnya harga sumber-sumber protein dan
adanya ancaman ketahanan pakan ternak, tekanan lingkungan, permintaan
protein di pasar menyebabkan harga protein yang berbasis hewan semakin mahal.
Oleh karena itu, studi pakan yang berkembang pada saat ini ditujukan untuk
mencari sumber protein hewani alternatif.
Pakan alternatif diharapkan dapat menjawab permasalahan pakan saat ini
yaitu harga bahan pakan protein hewani yang terus naik. Penentuan bahan baku
alternatif dengan sumber protein hewani juga perlu memiliki beberapa syarat,
yaitu: tidak berbahaya bagi hewan ternak, tersedia sepanjang waktu, mengandung
nutrisi sesuai dengan kebutuhan ternak, dan bahan tersebut tidak berkompetisi
dengan kebutuhan manusia (Ula et al., 2018). Kini penggunaan insekta sebagai sumber protein alternatif telah banyak dikembangkan. Menurut (Wardhana, 2016)
protein yang bersumber pada insekta lebih ekonomis bersifat ramah lingkungan
dan mempunyai peran yang penting secara alamiah. Di samping itu, budidaya
insekta dapat mengurangi limbah organik yang berpotensi dapat mencemari
lingkungan.
Berdasarkan dengan persayaratan tersebut, maggot (larva) lalat black
soldier dapat dijadikan behan baku pakan alternatif. Maggot adalah organisme
yang berasal dari telur lalat blacksoldier dan salah satu organisme pembusuk
karena mengonsumsi bahan-bahan organik untuk tumbuh (Silmina et al., 2011).
Maggot merupakan salah satu jenis pakan alami yang memiliki protein tinggi.
Maggot mengandung 41-142’% protein kasar, 31-35% ekstrak eter, 14-15% abu,
4,8-5,1% kalsium, dan 0,6-0,63% fosfor dalam bentuk kering (Ula et al., 2018).
Berdasarkan kandungan protein hewani yang terkandung dalam maggot (larva)
merupakan salah satu insekta yang mulai banyak dipelajari karakteristiknya dan
dibudidayakan karena dapat meningkatkan keuntungan pembudidaya dlam
defisiensi usaha dengan mengurangi biaya produksi khususnya dalam penyediaan
pakan ternak.
Usaha Budidaya Maggot Nuralarva menjadi alternatif pilihan lokasi Praktik
Kerja Lapang (PKL) karena merupakan usaha budidaya yang dapat meningkatkan
efisiensi biaya produksi dengan menjadikan Maggot sebagai bahan pakan
alternatif bagi hewan ternak.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
FADILA ROSA FARKHA IMELDA; ISANUR CAHYANTI; AHMAD QOHHARUDDIN; R
Department Agribisnis
Uncontrolled Keywords MAGGOT
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 15 Oct 2026 13:42
Last Modified 24 Oct 2026 17:00
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14738

Actions (login required)

View Item
View Item