TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (811kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (242kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (682kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-CHAPTER 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-8905-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (436kB)
Abstract
Wahyu Kurniawati, NIM 120521100054, Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura, Skripsi ini tentang Eksistensi Ritual Adat Keboan Pada Petani Using Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi Banyuwangi di bawah bimbingan Hetti Mulyaningsih, S.Sos.M.Kes.
Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya dengan beragam budaya. Memiliki bermacam etnik, ras, suku, dan agama yang berbeda-beda. Adanya budaya dapat memberikan manusia pengetahuan dan peraturan terhadap lingkungan, karena budaya sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Karena dengan budaya manusia mampu menghadapi kekuatan yang berasal dari alam dan lainnya. Adanya era gobalisasi yang semakin maju membuat masyarakat Indonesia menjadi melupakan pengetahuan tentang budayanya sendiri, namun masih ada sebagian masyarakat yang mempertahankan budayanya sendiri. Salah satunya budaya ritual adat keboan yang terletak di Desa Aliyan Banyuwangi yang tetap mempertahankan budaya leluhur sampai saat ini, dengan melaksanakan ritual adat keboan tersebut satu tahun sekali dalam program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Eksistensi ritual adat keboan pada petani using, di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dengan menggali data di lapangan dengan observasi dan wawancara. Informan yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling kemudian dengan data yang diperoleh oleh peneliti di analisa dengan menggunakan teknik analisa deskriptif kualitatif, dan diperiksa keabsahannya dengan triangulasi sumber. Teori Struktural Fungsional dari Talcott Parsons merupakan salah satu paham atau perpektif di dalam sosiologi yang memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan satu sama lainnya dengan mengacu pada empat sistem yaitu adaptasi, goal (tujuan), integrasi dan latency (pemeliharaan pola) (AGIL), dimana ritual adat keboan pada petani using di Desa Aliyan menjalankan empat fungsi sistem tersebut untuk mempertahankan dan menunjukkan eksistensinya di tengah era globalisasi supaya tetap mempertahankan budaya warisan leluhur. Penelitian ini dilakukan di Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi Banyuwangi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual adat keboan pada petani using mampu menjalankan empat fungsi sistem masyarakat tersebut di tengah masyarakat global untuk mempertahankan eksistensinya sebagai ritual dari leluhur yang patut dijaga keberadaannya. Melalui penyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar melalui subsistem ekonomi masyarakatnya, mempunyai tujuan untuk tetap eksis dengan cara berpolitik antara pihak Desa Aliyan dan Pemerintah Daerah Banyuwangi, adanya kesepakatan bersama masyarakat akan tetap mempertahankan eksistensi dari ritual adat keboan melalui hukum adat yang berlaku di Desa Aliyan dan mempertahankan ritual karena adanya mitos (kepercayaan) masyarakat Desa Aliyan. Empat fungsi sistem tersebut telah dilaksanakan oleh Desa Aliyan untuk tetap mempertahankan eksistensinya sehingga masyarakat luas mengakui keberadaan ritual adat keboan sebagai budaya warisan leluhur yang sudah sepantasnya untuk dijaga kelestariannya.
Kata Kunci: Eksistensi, Ritual Adat Keboan, Petani Using, Teori Struktural Fungsional
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WAHYU KURNIAWATI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Eksistensi, Ritual Adat Keboan, Petani Using, Teori Struktural Fungsional |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:36 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14712 |
