TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Abstract..pdf
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Chapter1..pdf
Download (199kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Chapter2..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (473kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Chapter3..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Chapter4..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (559kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Chapter5..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (40kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (40kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26465-Appendices..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (565kB)
Abstract
Akhir-akhir ini di Indonesia marak produk makanan dan minuman yang menggunakan nama-nama yang menyeramkan. Uniknya, kuliner di Kota Surabaya yaitu salah satunya banyak usaha kuliner yang menamai makanannya dengan nama-nama tidak lazim. Namun dalam penggunaan nama makanan, Fatwa DSN MUI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Standarisasi Fatwa Halal mempunyai pengecualian dalam masalah penggunaan nama dan bahan. Oleh karena itu penting untuk diketahui bagaimana penggunaan nama-nama tersebut dalam perspektif hukum Islam dan Fatwa DSN MUI Nomor 4 Tahun 2003. Penelitian yang digunakan termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer yang diperoleh peneliti dengan melakukan wawancara dengan bertemu langsung. Sedangkan sumber data sekunder yang diperoleh dari buku-buku, jurnal dan artikel yang berhubungan dengan objek penelitian. Hasil penelitian ini menyimpulkan produk makanan yang menggunakan kata setan setan maupun kata menyeramkan lainnya sepanjang memenuhi syarat kategori kehalalan suatu produk yaitu: halal dzatnya, halal cara perolehannya, halal dalam memprosesnya, halal dalam penyimpanannya, halal dalam pengangkutannya, dan halal dalam penyajiannya maka hukumnya halal. Nama makanan tidak berpengaruh pada kehalalan suatu produk makanan. Akan tetapi menurut Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 tentang Standarisasi Fatwa Halal dan dikautkan dengan Surat Keputusan Direktur LPPOM MUI SK46/Dir/LPPOM MUI/XII/14 dan etika bisnis Islam, produk makanan dan minuman yang menggunakan nama-nama yang mengarah kepada kekufuran dan kebatilan atau menggunakan kata setan dan kata yang menyeramkan lainnya tidak diperbolehkan. Penolakan pengajuan sertifikasi halal MUI berdasarkan Fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2003 dan SK46/Dir/LPPOM MUI/XII/14 dikarenakan nama setan termasuk nama musuhnya allah dan dapat dikategorikan sebagai urf fa>sid yang harus ditinggalkan.rnrnrnKata kunci: Kober Mie Setan, Sertifikasi Halal, Fatwa DSN MUI Nomor 4 tahun 2003.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SILVIA NUR INDAH DEWI |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Kober Mie Setan; Sertifikasi Halal; Fatwa DSN MUI Nomor 4 tahun 2003. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:30 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14685 |
