TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (547kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (546kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (631kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (479kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (611kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (453kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (703kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26451-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (492kB)
Abstract
Industri tahu selain menghasilkan produk utama berupa tahu, juga menghasilkan produk samping berupa limbah. Limbah yang dihasilkan berupa limbah cair dan limbah padat, limbah cair terdiri dari cucian kedelai dan air cuka, limbah padatnya terdiri dari ampas tahu. Industri tahu menghasilkan limbah cair yang dapat mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan. Pengolahan limbah umumnya memerlukan biaya pengolahan sangat besar, hal tersebut tidak memungkinkan dapat dijangkau oleh industri rumah tangga seperti industri tahu. Ditinjau dari permasalahan diatas, maka diharapkan penelitian ini dapat mengolah limbah cair industri tahu dengan cara sederhana, mudah dan tanpa mengeluarkan biaya yang yang sangat besar agar dapat dengan aman di buang langsung ke sungai, selokan atau badan air dengan menggunakan MOL (Mikro Organisme Lokal). Keunggulan penggunaan MOL yang paling utama adalah murah, bahkan tanpa biaya dan hanya memanfaatkan bahan bahan yang ada di sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai penurunan terhadap parameter pencemar lingkungan (BOD, COD) pada limbah cair tahu dengan penambahan Mikro Organisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang. Dengan adanya penambahan MOL Bonggol Pisang pada parameter pencemar BOD terdapat penurunan nilai sebanyak 19 mg/l terhadap penambahan 5% dan penurunan nilai sebanyak 48 mg/l terhadap penambahan 10% MOL Bonggol Pisang. Sedangkan untuk nilai COD dengan adanya penambahan 5% MOL Bonggol Pisang justru menambah sebanyak 115 mg/l nilai dari parameter pencemar untuk COD. Sehingga dapat dikatakan bahwa penambahan 5% MOL Bonggol Pisang justru tidak baik untuk menyisihkan nilai dari parameter pencemar COD. Namun, dengan adanya penambahan 10% MOL Bonggol Pisang justru dapat menyisihkan nilai parameter pencemar untuk COD sebanyak 100 mg/l. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan penambahan 10% MOL Bonggol Pisang dapat digunakan untuk menyisihkan nilai dari parameter pencemar COD
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM ZENITA DINI HARIYATI |
| Department | S2 PSDA |
| Uncontrolled Keywords | Limbah Cair Tahu, Mikro Organisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang, BOD, COD. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S2 - PSDA |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14635 |
