TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (380kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (258kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (639kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26435-170431100077-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Seringkali peralatan elektronik mengalami kerusakan karena pemadaman listrik secara tiba-tiba. Hal tersebut sering terjadi karena kondisi alam yang tidak menentu membuat PLN harus melakukan maintenance pada peralatan distribusi listriknya. Selain itu, banyak peralatan listrik yang dapat mengalami kerusakan karena listrik yang tiba-tiba padam. Untuk dapat mengatasi hal tersebut biasanya masyarakat menggunakan Genset untuk mengatasi kegagalan suplai dengan cara manual. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis membuat sebuah Automatic Transfer Switch (ATS) – Automatic Main Faillure (AMF) berbasis mikrokontroller STM32F103C8T6 yang diterapkan pada Genset ketika terjadi pemadaman listrik. Perangkat ATS – AMF dibuat dengan menggunakan Relay, Sensor Tegangan PZEM004T, kontaktor magnet, Miniatur Circuit Breaker, rangkaian stepdown dan STM32F103C8T6 sebagai sistem kontrol. Pada sistem ini menggunakan metode Fault Tolerance agar sistem dapat terus berjalan walau terjadi kerusakan pada aki utama dengan cara menambahkan aki cadangan sebagai backup. Hasil dari penelitian tersebut, rangkaian Automatic Transfer Switch (ATS) didapatkan bahwa waktu rata-rata yang dibutuhkan genset untuk dapat hidup adalah 2.5 detik dan waktu yang dibutuhkan genset untuk dapat menghasilkan tegangan yang stabil adalah 5.7 detik, dengan demikian waktu tersebut digunakan sebagai acuan penulis dalam penentuan waktu yang tepat untuk melakukan switch beban pada mikrokontroller agar beban tidak mengalami kerusakan karena tegangan genset yang belum stabil. Sedangkan pada Automatic Main Faillure (AMF) didapatkan bahwa rangkaian Stepdown yang digunakan untuk mendeteksi hidup atau tidaknya listrik PLN sangat responsive karena rangkaian stepdown dipasang secara pararel pada sumber PLN dan dapat dibuktikan dengan hasilnya pada aplikasi Arduino
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM M DIKHYAK FALAKHUL AKMAL |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | Automatic Transfer Switch, STM32F103C8T6, Fault Tolerance. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:05 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14576 |
