TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-Abstract.pdf
Download (112kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-Chapter1.pdf
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35951-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
Abstract
ABSTRAK Dalam masyarakat heteronormatif, individu dengan orientasi seksual non heteroseksual sering kali menghadapi tantangan internal dan eksternal dalam mengembangkan dan mengekspresikan identitas seksual mereka. Novel Call Me by Your Name (2007) karya André Aciman menceritakan kisah dua tokoh laki-laki, Elio dan Oliver, yang menjalani perjalanan pencarian jati diri dan konflik emosional saat mereka mengeksplorasi identitas seksual mereka di tengah tekanan norma sosial. Oleh karena itu, fokus dari penelitian ini adalah menganalisis identitas seksual individu dari tokoh Elio dan Oliver dengan menggunakan Teori Queer dari Judith Butler (1990) serta tahapan perkembangan identitas berdasarkan teori Cass (1979). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penulis melakukan beberapa tahapan dalam pengumpulan data, yaitu membaca novel secara menyeluruh, mengidentifikasi dialog dan narasi yang relevan, membuat catatan, dan memilih data yang sesuai dengan kerangka teori. Data kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data dalam penelitian ini adalah ujaran tokoh dan narasi pengarang dalam novel Call Me by Your Name (2007). Penelitian ini menggunakan Teori Queer dari Judith Butler (1990) sebagai kerangka utama, khususnya dalam menganalisis identitas seksual Oliver dalam hubungannya dengan norma sosial, serta menggunakan teori Cass (1979) untuk memahami tahapan perkembangan identitas seksual Elio. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Elio mengalami pembentukan identitas seksual dalam enam tahap, dimulai dari kebingungan hingga sintesis, di mana ia mengintegrasikan identitasnya setelah menjalin hubungan yang bermakna dengan Oliver. Di sisi lain, Oliver tampak lebih dipengaruhi oleh tekanan dan ekspektasi sosial. Meskipun ia memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Elio, ia memilih untuk menekan perasaannya dan mengikuti jalur heteronormatif tradisional, seperti menikahi seorang perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan identitas Elio lebih dipengaruhi oleh eksplorasi internal, sedangkan identitas Oliver lebih dibentuk oleh tekanan sosial. Kedua tokoh tersebut menunjukkan bahwa identitas seksual bersifat cair, dipengaruhi oleh lingkungan sosial, dan dibentuk melalui wacana serta pengalaman emosional. Kata Kunci: Call Me By Your Name, Elio, identitas seksual, Oliver, perkembangan identitas, teori queer.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AMANDA ULYATUL HIKMAH |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Call Me By Your Name;Elio;identity formation;sexual identity;Oliver;queer theory |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 13:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14563 |
