TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-35947-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
Abstract
Secara sosial, perempuan sering mendapatkan perlakuan tidak setara karena adanya perbedaan pandangan gender yang melekat. Hal ini menjadikan perbedaan tersebut terjadi ke dalam semua aspek kehidupan laki-laki dan perempuan. Dalam novel Lessons in Chemistry (2022) karya Bonnie Garmus, perempuan digambarkan sebagai manusia tidak berdaya dan tidak memiliki hak untuk memilih apa yang mereka inginkan dalam hidup. Oleh karena itu, jenis penelitian ini fokus terhadap ketidaksetaraan gender yang dihadapi Eizabeth Zott dan perlawanan yang ia lakukan untuk mempertahankan karirnya. Dimana, karakter Elizabeth Zott, mendapatkan perlakuan tidak setara oleh sosial dan lingkungan pekerjaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitif deskriptif. Penulis menggunakan beberapa rangkaian dalam penelitian ini antara lain; membaca dan memahami isi novel, membuat perpektif dari masalah dan solusi cerita, mencatat bukti, mengkalisifikasikan bukti, kemudian memverifikasi hasil. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ujaran karakter dan narasi pengarang yang ada dalam novel Lessons in Chemistry (2022). Penelitian ini menggunakan teori liberal feminism oleh Betty Friedan dan juga penelitian-penelitian terdahulu yang berkolerasi. Penulis juga menggunakan teori perlawanan dari James Scott. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Elizabeth mendapatkan perlakuan tidak setara berupa pandangan, subordinasi, penindasan patriarki, seksisme, misogini, dan profesional marginalisasi. Kemudian Elizabeth melakukan perlawanan dalam dua bentuk antara lain; verbal dan no-verbal. Dalam penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa Elizabeth diperlakukan tidak setara karena kepintaran dan ambisinya yang begitu besar untuk menjadi seorang ahli kimia perempuan di masa 1960an. Dimana pada zaman tersebut, perempuan hanya diperuntukkan untuk diam dirumah dan dituntut untuk tidak dapat melebihi laki-laki.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI ANISA BAHAR |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | GenderInequality; LiberalFeminism; Resistance; Woman |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 12:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14547 |
