TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (506kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (46kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26422-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Briket merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang dibuat dengan tujuan membantu memenuhi konsumsi bahan bakar yang mana saat ini bahan bakar fosil yang banyak digunakan namun tidak dapat diperbaharui. Cara pembuatan briket adalah dengan memadatkan bahan baku arang yang berbentuk serbuk dengan menambahkan campuran perekat. Skripsi yang dilakukan meneliti tentang parameter beban pencetakan yang diterapkan pada proses pembuatan briketrnberbahan tongkol jagung dan daun jati dengan perekat tepung maizena. Level beban pencetakan yang diterapkan adalah sebesar 2 Ton, 3 Ton, 4 Ton, dan 5 Ton dengan 3 perulangan pada setiap levelnya. 12 briket yang dibuat dianalisa karakteristik mekanik dan kimianya dengan cara pengujian kuat tekan untuk mengetahui kekuatan tekan briket dan pengujian kadar air, kadar abu, kadar volatile untuk mengetahui kadar karbon briket. Nilai kekuatan tekan paling rendah diperoleh pada beban pencetakan 2 Ton yaitu sebesar 39,79 N/cm2rndan yang terbesar pada beban pencetakan 5 Ton dengan nilai 47,44 N/cm2rn. Semakin besar kekuatan tekan briket maka semakin bagus kualitas briket, namun kekuatan tekan briket yang dibuat hanya menghasilkan nilai sebesar 4,83 Kg/cm2rnsehingga belum memenuhi standar kekuatan tekan di Negara Jepang yaitu 60 – 65 kg/cm2rn, Inggris sebesar 12,7 kg/cm2rn, dan amerika sebesar 62 kg/cm2rn. Nilai kadar karbon diperoleh dari perhitungan hasil pengujian kadar air, kadar abu, dan kadar volatile yang mana menghasilkan nilai kadar karbon terendah pada beban pencetakan 2 Ton yaitu 50,79% dan yang tertinggi diperoleh dari beban pencetakan 5 Ton dengan nilai 61,89%. Semakin tinggi nilai kadar karbon maka dinilai semakin bagus kualitas briket. Jika dibandingkan dengan standar Negara Indonesia 77%, Jepang 60-80%, Inggris 75,3%, dan Amerika 60%, briket yang dibuat menghasilkan kadar karbon sebesar 61,89%rnsehingga dapat memenuhi standar pada Negara Jepang dan Amerika.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH.RAENDRA BUDIMAN |
| Department | Teknik Mesin |
| Uncontrolled Keywords | Briket, Tongkol jagung, Daun jati, Beban pencetakan, Kuat tekan, Kadar karbon |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Mesin |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 12:54 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14529 |
