TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-cover skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (868kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (693kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-BAB Penutup Kesimpulan Saran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-17085-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (788kB)
Abstract
Siti Mariya Ulfa, 150521100067. Program Studi Sosiologi, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Skripsi ini berjudul “Makna Tradisi Mendhem Ari-ari Bagi Masyarakat Jawa (Studi Kasus Di Desa Sumberejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban)”
Tradisi Mendhem Ari-ari merupakan suatu ritual upacara penguburan ari-ari atau plasenta bayi yang baru dilahirkan dengan cara tertentu sesuai dengan adat kebiasaan masyarakat Jawa. Tradisi ini telah dilakukan dari zaman dahulu oleh nenek moyang yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya dan masih dilakukan hingga saat ini.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk dapat menggali data dilapangan. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informan yang sesuai kriteria peneliti, kemudian peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk memeriksa keabsahan data yang diperoleh. Serta penelitian ini dianalisis menggunakan Teori Representasi Budaya dari Stuart Hall, teori ini menjelaskan sebuah cara dimana memaknai apa yang ada dalam benda yang digambarkan karena dianggap mewakili dari suatu kebudayaan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya tradisi ini merupakan bentuk perlakuan khusus terhadap ari-ari karena dianggap sebagai saudara kembar bayi yang disebut sedulur papat kelimo pancer yang artinya adalah kakang kawah ialah air ketuban, ari-ari atau yang disebut dengan adhi ari-ari, getih atau darah, tali pusar dan pancer atau sukma. Hal tersebut memberi penekanan bahwa manusia dilahirkan ke dunia ini tidak sendirian, melainkan ada empat saudara yang mendampinginya. Masyarakat melakukan tradisi ini karena mempunyai tujuan yaitu sebagai pengharapan dan keinginan orang tua untuk anaknya yang baru lahir melalui penggunaan barang-barang syarat atau uborampe yang digunakan seperti garam, bawang merah, bawang putih, minyak wangi, jarum, benang, sisir, kaca, pensil, buku, kertas tulisan Arab/Jawa, uang logam serta mainan seperti kelereng. Kemudian diatas kuburannya ditaburi bunga, dipagari dengan bambu sebagai penanda serta di beri lampu penerangan hingga selapan selama 35 hari. Dari benda dan barang yang digunakan dalam tradisi mendhem ari-ari memiliki makna-makna sebagai simbol do’a dari orang tua untuk anaknya.
Kata kunci : Makna, Tradisi Mendhem Ari-ari, Masyarakat Jawa, Teori Representasi Budaya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI MARIYA ULFA |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Makna;Tradisi;Mendhem;Ari-ari;Masyarakat;Jawa;Teori Representasi;Budaya |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 12:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14522 |
