TRUNOJOYO-KP-35904-220331100029-Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Indonesia merupakan salah satu Negara terluas di dunia. Badan Statistik Indonesia (2023) mencatat luas wilayah Indonesia adalah 5.193.250 km. Sebagian besar wilayah Indonesia merupakan wilayah kepulauan yaitu 17.504 pulau dengan presentase wilayah sebesar 70%. Badan Pusat Statistik Indonesia (2023) mencatat laut Indonesia menyimpan 37% spesies sumberdaya hayati, 17,95% terumbu karang, 30% hutan bakau dan 15,05% padang lamun. Laut Indonesia juga memiliki berbagai spesies ikan yang hidup di perairan. Salah satu contoh yakni ikan teri nasi (Hermawan dan Sutanto, 2022). Ikan teri nasi (Stolephorus sp) merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki peran penting di antara 55 spesies ikan bernilai ekonomi tinggi. Dalam 55 spesies tersebut, ikan teri nasi menempati posisi ke- 6 setelah ikan layang, kembung, lemuru, terbang, dan tongkol (Anugrah dan Alfarizi, 2021). Ikan teri nasi banyak ditemukan di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Pulau Madura dan Kabupaten Tuban (Pertiwi dan Handayani, 2023). Berdasarkan Data Statistik Indonesia (2021) Jawa Timur memproduksi Ikan teri sebanyak 25.384,788 ton. Permintaan internasional terhadap ikan teri nasi terus meningkat, selain itu, harga ikan teri nasi untuk produk ekspor berkualitas tinggi cukup menggiurkan berkisar antara Rp200.000 hingga Rp250.000 per kilogram sehingga, ekspor ikan teri nasi berkontribusi terhadap pendapatan negara (Chandrawati dan Hafiludin, 2023). Badan Pusat Statistik (2023) mencatat data ekspor ikan asin nasional (termasuk ikan teri nasi), mencapai 8,96 juta kg dengan nilai sekitar US$ 93,17. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 0,69% dibandingkan tahun sebelumnya Ikan teri nasi diekspor ke negara jepang dan sigapura. Bentuk olahan ekspor ikan teri nasi dibuat dalam bentuk ikan kering. Perusahaan yang mengolah ikan teri nasi menjadi ikan kering salah satunya PT. Marinal Indoprima Sumenep. Perusahaan ini mengolah ikan teri segar menjadi ikan teri kering. Tahapan pengolahan ikan teri nasi dilakukan mulai dari penerimaan bahan baku hingga mencapai proses pengemasan. Ikan teri nasi dikemas dengan berbagai varian ukuran diantaranya SS, S, S1, S2 dan M. Penentuan varian ini dilakukan di stasiun sortasi (Haridah dan Fahroni, 2023).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI SA’DIATUN NI’MAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Mesin Sortasi; Sortasi Ikan Teri Nasi; Proses Produksi; Organisasi Perusahaan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 12:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14406 |
