TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (971kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (841kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (401kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-26380-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis sistem paron pada pengelolaan lahan pertanian di Desa Jukong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah fenomenologi. Fokus penelitian ini adalah bentuk kesepakatan pekerjaan, interaksi dalam kesepakatan, pilihan keputusan dalam paron, keputusan pengupahan paron, risiko upah paron, dan alasan memilih paron. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan uji triangulasi sumber untuk menggali kebenaran informasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk kesepakatan pekerjaan disesuaikan dengan kebiasaan petani mengalokasikan waktu kerjanya, yakni berangkat jam 07.00 WIB dan pulang jam 16.00 WIB dengan melakukan istirahat dua kali. Pemilik lahan dengan petani penggarap berinteraksi dengan mengutamakan kepercayaan dan rasa kekeluargaan, sehingga dapat mempererat tali persaudaraan serta berlangsung turun-temurun. Interaksi tersebut dapat memberikan pilihan keputusan petani penggarap sesuai kemampuan dalam melakukan pengelolaan lahan, sedangkan bagi pemilik lahan keputusan dilakukan berdasarkan kemampuan memberi upah. Risiko upah paron dapat merugikan petani penggarap karena bagi hasil terlalu rendah, biaya dari petani penggarap dan kerugian ditanggung petani penggarap, namun mereka tetap melakukan pekerjaan tersebut karena alasan tertentu, yakni keterbatasan lahan, tidak ada pilihan pekerjaan lainnya, keterbatasan penghasilan di luar pertanian, dan pemenuhan kebutuhan bergantung sepenuhnya dari upah paron.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MARIA ULFA |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Sistem Paron; Pengelolaan Lahan |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 15 Oct 2026 12:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:00 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/14355 |
